Show simple item record

dc.contributor.advisorPasaribu, Fachriyan Hasmi
dc.contributor.authorSularso, Edwin Pudyo
dc.date.accessioned2024-03-13T03:57:22Z
dc.date.available2024-03-13T03:57:22Z
dc.date.issued1988
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141524
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan mencari model ember penampung air susu yang cocok dengan keadaan dan situasi peternakan rakyat sehingga diharapkan dapat menekan kontaminasi air susu sampai serendah mungkin. Secara normal, pada air susu yang diperah secara aseptis sudah ditemukan sejumlah bakteri. Jumlah ini akan segera berlipat karena beberapa faktor pencemaran dari berbagai sumber sekitar ambing. Kontaminasi terbanyak adalah oleh micrococcus (58,8 %), Streptococcus (15,1 8) dan 16,1 % lainnya dari golongan yang tidak termasuk dalam kelompok di atas. Sumber bakteri bisa berasal dari bagian luar tubuh sapi, lantai dan dinding kandang, udara kandang, alat- alat yang berhubungan dengan pemerahan, bahan yang digunakan sewaktu pemerahan berlangsung, petugas pemerah, pengolahan dan penanganan air susu. Berdasarkan data-data yang diperoleh, yakni rata- rata lingkar ambing 112,15 sentimeter, ujung ambing ke lantai 49,86 sentimeter, rata-rata jarak rata-rata jarak keempat ujung puting ke lantai 44,72 sentimeter, rata-rata jarak pertengahan ambing ke lantai 59,86 sentimeter dan rata-rata produksi air susu perhari perekor adalah 15,69 liter; penulis mencoba merancang modifikasi ember penampung dengan ketinggian 31 sentimeter dan diameter mulut ember 18 sentimeter serta mampu menampung air susu sebanyak 11,9 liter sampai 17 liter.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcModifikasi Ember Perah Sabagai Usaha Pncegahan Kontaminasi Air Susu Pada Peternak Sapi Perah Rakyatid
dc.titleModifikasi Ember Perah Sabagai Usaha Pncegahan Kontaminasi Air Susu Pada Peternak Sapi Perah Rakyatid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record