| dc.description.abstract | Streptococcal Mastitis merupakan peradangan pada
ambing yang disebabkan oleh infeksi bakteri dari genus
Streptococcus (Stabelforth et al., 1959). Tiga spesies
Streptococcus yang diidentifikasikan sebagai penyebab
utama Streptococcal Mastitis adalah Streptococcus agalactiae,
Streptococcus dysgalactiae dan Streptococcus uberis.
Dari ketiga spesies Streptococcus tersebut Sc. agalactiae
merupakan Streptococcus yang paling dominan menimbulkan mastitis dan bersifat menular (Schalm et al., 1971).
Penelitian dilakukan pada beberapa peternakan sapi perah FH di Kabupaten Bogor yang meliputi wilayah Ciomas, Cisarua dan Beji. Maksud penelitian adalah untuk mengetahui frekuensi timbulnya Streptococcal Mastitis pada sapi perah.
Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 144 sampel yang diperoleh, ditemukan isolat coccus Gram positif sebanyak 165 isolat dengan perincian sebagai berikut : Streptococcus sp ditemukan sebanyak 27 isolat (16,3 %), Staphylococcus sp sebanyak 129 isolat (77,3%) dan Micro- coccus sp sebanyak 9 isolat (5,3%).
Dari 27 isolat Streptococcus tersebut diidentifikasi- kan Sc. agalactiae sebanyak 19 isolat (11,5 %),
Sc. dysgalactiae sebanyak 7 isolat (4,2 %) dan Sc. uberis sebanyak 1 isolat (0,6%).
Hak
Timbulnya masalah Streptococcal Mastitis dapat disebabkan oleh sanitasi dan higienis kandang yang buruk, pemerahan yang tidak legeartis serta pengobatan yang tidak tepat.
Berdasarkan hasil uji sensitifitas dengan menggunakan multodisk S₁ (Oxoid) diketahui bahwa Streptococcal Mastitis ini sensitif terhadap antibiotika seperti Chloramphenicol, Erythromycin, Cloxacillin, Penicillin, Ampcillin dan Tetracyclin, sedangkan Sulphafurazol dan Streptomycin menjadi resisten terhadap Streptococcus ini. | id |