Show simple item record

dc.contributor.advisorMuntasib, E.K.S. Harini
dc.contributor.advisorMasy'ud, Burhanuddin
dc.contributor.authorSetyonugroho, Agung
dc.date.accessioned2024-03-06T04:02:13Z
dc.date.available2024-03-06T04:02:13Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141070
dc.description.abstractSatwa liar merupakan sumberdaya alam yang dapat dipulihkan, dipertahankan keberadaannya, bahkan dapat diperbaiki guna menjamin kelangsungan hidup satwa liar tersebut, serta dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat. Salah satu jenis satwa liar adalah buaya muara (Crocodylus porosus). Dalam upaya meningkatkan nilai ekonomi dan memanfaatkan sumberdaya buaya untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan tanpa mengganggu populasi buaya di alam, dapat dilakukan suatu usaha konservasi ex-situ dalam bentuk penangkaran. Sehingga masalah manajemen penangkaran buaya merupakan salah satu hal penting yang perlu ditelaah. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari manajemen penangkaran buaya muara (Crocodylus porosus) yang berkait- an dengan pengadaan bibit, perkandangan, makanan, kesehat- an, perkembangbiakan, penetasan telur dan ketenagakerjaan. Metode yang dipergunakan untuk memperoleh data dilakukan berdasarkan pengamatan langsung di lapangan dan data sekunder yang berhubungan dengan manajemen penangkar- an buaya. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Penelitian ini dilakukan di dua penangkaran, yaitu Penangkaran Perhutani di Kabupaten Subang dan Penangkaran Taman Buaya Indonesia di DKI Jakarta dan di Sukaragam, Kabupaten Bekasi. Jenis buaya yang dipelihara masing-masing di Penang- karan Perhutani adalah buaya muara (Crocodylus porosus), dan di Taman Buaya Indonesia adalah buaya muara (Crocody- lus porosus), buaya Irian (Crocodylus novaeguineae) dan buaya senyulong (Tomistoma schlegelii). Macam kandang buaya yang digunakan di kedua penang- karan adalah sama, yaitu : (1) kandang anakan, (2) kan- dang buaya muda, (3) kandang pembesaran, dan (4) kandang pembiakan. Suhu harian rata-rata di Penangkaran Perhutani sebesar 30.88 °C dengan kelembaban 60.21%, sedangkan di Taman Buaya Indonesia yang berlokasi di Jakarta sebesar 28.52 °C dengan kelembaban 64.00%, dan di Sukaragam sebesar 30.37 °C dengan kelembaban 61.21%...dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForest Conservationid
dc.subject.ddcCrocodile breedingid
dc.titleStudi manajemen penangkaran buaya muara (Crocodylus porosus Schneider) di penangkaran buaya Perum Perhutani KPH Purwakarta dan Taman Buaya Indonesiaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record