Show simple item record

dc.contributor.advisorPrijono, Djoko
dc.contributor.authorRahayu, Ririn Setyo
dc.date.accessioned2024-03-05T01:42:21Z
dc.date.available2024-03-05T01:42:21Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140879
dc.description.abstractSeiring dengan pertambahan penduduk dan peningkatan taraf hidup masyarakat, kebutuhan sayuran termasuk sayuran Brassicaceae (suku kubis) pada masa mendatang diharapkan makin meningkat. Sehubungan dengan hal itu, dalam program pembangunan pertanian dewasa ini, selain upaya untuk mem- pertahankan swasembada beras, pemerintah juga memberikan perhatian yang cukup besar bagi pengembangan sektor horti- kultura, termasuk usaha peningkatan produksi sayuran Bras- sicaceae. Dalam budidaya sayuran Brassicaceae, terdapat berba- gai kendala yang harus diatasi. Salah satu kendala biotik penting adalah serangan ulat kubis Crocidolomia binotalis Zeller (Lepidoptera: Pyralidae). Serangan C. binotalis bersama-sama dengan Plutella xylostella (L.) (Lepidoptera: Yponomeutidae) pada musim kering dapat mengakibatkan kehi- langan hasil sampai 100% bila tidak dikendalikan secara intensif (Sastrosiswojo, 1975). ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh ekstrak biji Sandoricum koetjape (Burm. F.) Merr. (Meliaceae) terhadap mortalitas dan perkembangan Crocidolomia binotalis Zeller (Lepidoptera:Pyralidae)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record