Show simple item record

dc.contributor.advisorDe Rozari, M. Bl
dc.contributor.advisorHakim, Lukman
dc.contributor.authorNini
dc.date.accessioned2024-03-04T03:04:19Z
dc.date.available2024-03-04T03:04:19Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140752
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung suhu tanah terhadap ketersediaan unsur hara pada tiga jenis tanah dari tiga lokasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei Agustus 1992 di Kebun Percobaan Balai Penelitian Dan Latihan Perta- nian (BPLP) Ciawi, Bogor. - Hipotesa yang digunakan adalah ketersediaan unsur hara tidak terpengaruh oleh suhu tanah. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 2 faktor yaitu jenis tanah (T) dengan 3 taraf yaitu jenis tanah Ulisol (Regosol) dari Cibubur (T1), jenis tanah Oxisol (Latosol) dari Ciawi (T2) dan jenis tanah Distrandept (Andosol) dari Pacet (T3) serta perbedaan suhu (S) pada tiga taraf yaitu suhu pagi (S1), siang (S2), dan sore hari (S3). Tiap perlakuan diulang tiga kali, penempatan perlakuan di lapang dilakukan secara acak. Dalam penelitian ini terdapat perbedaan nyata tiap-tiap jenis tanah dalam mempengaruhi suhu tanah. Hal ini sangat dipengaruhi oleh sifat fisik tanah yang berbeda dari ketiga jenis tanah. Suhu tanah tertinggi terjadi pada tanah Cipanas, kemudian tanah Cibubur dan Ciawi. Bila dilihat dari hasil ketersediaan unsur hara yaitu NH4, NO3, P205, Ca, Mg, K, Fe, Cu, Zn terlihat pengaruh perbedaan suhu terhadap ketersediaan unsur hara. Dimana tiap jenis tanah mempunyai kisaran yang berbeda dalam menghasilkan unsur hara maksimum.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh Suhu Tanah terhadap Ketersediaan Unsur Hara Pada Tiga Jenis Tanahid
dc.titlePengaruh Suhu Tanah terhadap Ketersediaan Unsur Hara Pada Tiga Jenis Tanahid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record