Show simple item record

dc.contributor.advisorHerudjito S., Dasun
dc.contributor.advisorPrayoto D
dc.contributor.authorRosman, Edhie
dc.date.accessioned2024-02-27T02:28:42Z
dc.date.available2024-02-27T02:28:42Z
dc.date.issued1989
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140054
dc.description.abstractTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beberapa soil conditioner terhadap beberapa sifat kimia tanah Podsolik Coklat Kemerahan Nanggung produksi tanaman kedelai. Adapun soil dan conditioner yang digunakan adalah sampah kota, aquasym, kapur dan segar. Analisis sifat kimia akibat perlakuan lateks soil conditioner dilakukan dua kali, yaitu pada umur 50 dan 100 hari setelah tanam. Penelitian dilakukan di Desa Parakanmuncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor dan Laboratorium Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian IPB serta Laboratorium Agronomi Balittan Cimanggu, dari bulan Nopember 1988 hingga bulan Agustus 1989. Tanah yang digunakan sebagai bahan penelitian adalah Tanah Podsolik Coklat Kemerahan dari Nanggung, dengan tanaman kedelai (Glycine max L. Merr) varietas Americana sebagai tanaman uji sampai panen. Perlakuan yang diberikan adalah sampah kota dengan taraf dosis 10, 15, dan 20 ton/ha; aquasym dengan taraf dosis 0.40, 0.65, dan 0.90 ton/ha; kapur pertanian dengan taraf dosis 2.5, 5.0, dan 7.5 ton/ha; dan lateks segar dengan taraf dosis 5.0, 7.5, dan 10.0 ton/ha. Pupuk dasar yang digunakan adalah Urea, TSP dan KCl dengan dosis 200 kg/ha. Inkubasi dilakukan selama satu minggu, kemudian dilanjutkan dengan penanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sampah kota secara statistik nyata dalam meningkatkan kadar Mg, C-organik pada umur 50 hari dan kejenuhan basa pada umur 50 dan 100 hari. Selain itu pemberian sampah kota secara statistik nyata dalam menurunkan kejenuhan Al pada umur 50 hari. Pemberian sampah kota juga meningkatkan produksi kedelai. Pemberian kapur pada umur 50 hari secara nyata meningkatkan nilai pH KC1. Pada umur 100 hari perlakuan kapur secara statistik nyata dalam meningkatkan kadar Ca dan kejenuhan basa. Selain itu pemberian kapur secara statistik nyata dalam menurunkan Al-dd dan kejenuhan Al baik pada umur 50 dan 100 hari. Produksi kedelai meningkat secara nyata dengan pemberian kapur. Pemberian aquasya dan lateks segar tidak memberikan hasil yang nyata dalam memperbaiki sifat kimia tanah. dan produksi kedelai. Hal ini disebabkan sulitnya aquasyn dan lateks untuk terdekomposisi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh beberapa soil conditioner terhadap sifat kimia tanah dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L. Merr) pada tanah podsolik coklat kemerahan dari Nanggungid
dc.titlePengaruh beberapa soil conditioner terhadap sifat kimia tanah dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L. Merr) pada tanah podsolik coklat kemerahan dari Nanggungid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record