Show simple item record

dc.contributor.advisorSuseno, Rusmilah
dc.contributor.authorPujinurwanto, Heribertus
dc.date.accessioned2024-02-27T01:42:56Z
dc.date.available2024-02-27T01:42:56Z
dc.date.issued1993
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140023
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh (interaksi) infeksi ganda SMV dengan SSV pada kedelai. Penelitian dilakukan di rumah kaca Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Pada penelitian ini dilakukan 4 macam perlakuan yaitu kontrol, inokulasi SMV, inokulasi SSV dan inokulasi ganda SMV + SSV. Masing-masing perlakuan dilakukan 10 kali ulangan. Virus dari sumber inokulum diinokulasikan secara mekanik pada tanaman umur dua minggu dengan cairan perasan. Parameter-parameter yang diamati meliputi periode inkubasi, periode pembungaan pertama, tinggi tanaman dan berat kering biji. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk bahwa pemunculan gejala tercepat pada tanaman dengan perlakuan ganda yaitu dengan periode inkubasi selama 6 hari, dan yang terakhir tanaman dengan perlakuan SMV yang periode inkubasinya 7.4 hari. Sedangkan pemunculan bunga. pertamanya, perlakuan ganda SMV + SSV paling lama dan berbeda nyata dengan kontrol. Demikian juga pengaruh perlakuan virus terhadap tinggi tanaman. Tanaman dengan perlakuan ganda dan SSV terhambat pertumbuhannya dengan persen penghambatan sebesar 38% untuk perlakuan ganda, 36,71% untuk perlakuan SSV dan 9.89 untuk perlakuan SMV. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleInteraksi antara virus mosaik kedelai (SMV) dengan virus bantut kedelai (SSV) pada kedelaiid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record