Show simple item record

dc.contributor.advisorSumaraw, Sientje Mandang
dc.contributor.authorHermatin, Bambang
dc.date.accessioned2024-02-27T01:34:01Z
dc.date.available2024-02-27T01:34:01Z
dc.date.issued1993
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140015
dc.description.abstractPenyakit rebah kecambah (damping-off) merupakan penyakit utama yang menyerang pada pesemaian cabai. Penyebabnya adalah Pythium spp. terutama menyerang pada fase perkecambahan, yaitu pada waktu jaringan tanaman masih lemah dan biasanya menyerang pada bagian batang dekat permukaan atau di bawah permukaan tanah. Setelah terjadinya serangan patogen, batang kecambah menjadi rebah, tanaman kemudian layu dan akhirnya mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan organik dedak padi, fungisida captan dan interaksinya, terhadap patogenisitas cendawan Pythium spp. Sedangkan faktor yang diamati meliputi jumlah kecambah (umur 0- 18 hari) dan tinggi kecambah (umur 10, 12, 14 dan 16 hari) yang tumbuh, serta populasi propagul awal dan akhir patogen. Penelitian ini dilakukan di laboratorium dan rumah kaca. Bahan organik diberikan dalam empat taraf (0, 5, 20 dan 50 g/kg) dengan mencampurkan secara merata pada tanah, Perlakuan fungisida captan pada dosis 3 g/l (dosis anjuran) dan bahan organik dedak padi 5 g/kg atau 0.5% (b/b) sangat efektif dalam menekan serangan Pythium spp. Kedua pengaruh tersebut ditunjukkan oleh pertumbuhan kecambah cabai yang lebih tinggi daripada perlakuan yang lainnya setelah kecambah cabai berumur 2-3 minggu. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh pemberian bahan organik dan fungisida terhadap patogenisitas cendawan Pythium spp. penyebab rebah kecambah (damping-off) pada tanaman cabai (Capsicum annum L.)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record