Show simple item record

dc.contributor.advisorSantoso, Teguh
dc.contributor.authorKania, Lilis Sinta
dc.date.accessioned2024-02-27T01:22:34Z
dc.date.available2024-02-27T01:22:34Z
dc.date.issued1993
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140008
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari kemampuan beberapa bahan tambahan (ajuvan) dalam melindungi Nuclear Polyhedrosis Virus (NPV) dari radiasi sinar matahari. Ваhan tambahan tersebut adalah kanji, jelaga, "wantek",tinta tinta, molasse (tetes tebu), gula pasir, arang ("charcoal") Suspensi NPV murni, bahan tambahan, pencampuran anta- ra NPV dengan bahan tambahan disemprotkan pada daun kedelai dengan "handsprayer". Selanjutnya daun kedelai dipetik pada hari ke-0, 1, 3, 7, 10 dan 16 hari dan di berikan sebagai pakan pada larva instar I. Setelah 24 jam larva diberi pakan daun kedelai segar tanpa suspensi virus. Pengamatan dilakukan tiap hari dengan menghitung mortalitas harian larva sampai hari ke-10. Perlakuan NPV S. litura dicampur dengan bahan tambahan dapat meningkatkan persentase mortalitas larva. Perlakuan jelaga berbeda nyata dengan perlakuan lainnya, sedangkan perlakuan arang, molasse, kanji, gula, tanah liat tidak berbeda nyata tetapi berbeda nyata dengan perlakuan tinta, "wantek" dan virus itu sendiri. Dari delapan bahan tambahan yang dipelajari: jelaga, arang, molasse, kanji merupakan empat bahan tambahan yang terbaik karena efektif untuk melindungi NPV S. litura. Bioinsektisida NPV S.litura akan cepat kehilangan patogenisitasnya dapat mencapai lebih dari 50%.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh berbagai bahan tambahan terhadap stabilitas Nuclear Polyhedrosis Virus (NPV) Spodoptera litura pada kedelaiid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record