Show simple item record

dc.contributor.advisorSadiyo, Sucahyo
dc.contributor.advisorDarma, I.G.K. Tapa
dc.contributor.authorEksanto, Eko Juni
dc.date.accessioned2024-02-26T01:27:47Z
dc.date.available2024-02-26T01:27:47Z
dc.date.issued1996
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139846
dc.description.abstractPenggunaan kayu yang rentan terhadap mikroorganisme perusak kayu (tidak awet) sebagai bahan konstruksi maupun pertukangan mengakibatkan pemborosan kayu, untuk mencegah- nya diperlukan suatu upaya meningkatkan keawetan kayu. Pengawetan kayu jarang dilakukan masyarakat, karena proses pengawetan yang menghasilkan retensi dan penetrasi yang diinginkan memerlukan peralatan dan investasi yang besar, keahlian khusus dan harga bahan pengawet yang mahal. Salah satu usaha menekan biaya pengawetan kayu adalah mengganti bahan pengawet yang mahal dengan bahan pengawet yang murah. Bahan kimia alami berupa air bele- rang dan minyak tanah mengandung unsur belerang, dimana unsur belerang ini merupakan racun (toksik) terhadap jamur. Sehingga kedua bahan kimia tersebut diduga dapat menghambat serangan jamur, khususnya jamur pelapuk kayu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh air belerang dan minyak tanah dengan metode rendaman panas dingin terhadap sifat fisis mekanis tiga jenis kayu mela- lui uji serangan jamur Schizophyllum commune Fr. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry productsid
dc.subject.ddcWood preservationid
dc.titlePengaruh perendaman air belerang dan minyak tanah terhadap sifat fisis mekanis tiga jenis kayu melalui uji serangan jamur pelapuk (Schizophyllum commune Fr.)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record