| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perma- salahan teknis perakitan khususnya produktivitas penarikan rakit ke tujuan melalui sungai di Propinsi Riau.
Penelitian dilakukan di tiga lokasi HPH yaitu PT. Diamond Raya Timber, PT. Siak Raya Timber dan PT. Expra Baru. Sungai yang dilalui dalam penarikan rakit adalah Sungai Siak, Sungai Kampar dan Sungai Rokan.
Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan pencatatan data sekunder.
Terdapat tiga masalah dalam pengangkutan kayu
dengan rakit di sungai yaitu lambat, resiko kehilangan
kayu tinggi dan pengaruh faktor alam. Lambatnya
pengangkutan kayu dengan rakit disebabkan antara lain
oleh kurangnya jumlah dan tenaga kapal penarik, konstruksi rakit tidak kuat sehingga rakit mudah pecah, kondisi alam dan masalah non teknis lainnya seperti
kelengkapan SAKB (Surat Angkutan Kayu Bulat) dan
pelaporan.
Sedangkan resiko kehilangan kayu dalam
perjalanan disebabkan karena konstruksi rakit tidak
kuat dan tidak sesuai dengan kondisi sungai yang akan dilalui, sehingga kayu mudah lepas dari ikatannya. Faktor alam yang mempengaruhi perakitan dan penarikan rakit antara lain kondisi fisik sungai, iklim (khususnya curah hujan) dan pengaruh pasang surut.
Hasil penelitian menunjukkan rakit yang dibuat dibedakan atas rakit sejenis (semua kayu yang dirakit dari jenis terapung) dan rakit campuran (kayu yang dirakit campuran dari jenis kayu tenggelam dan terapung). Perbedaan penggunaan jumlah dan tenaga tugboat lebih didasarkan pada keamanan rakit selama penarikan agar tidak mudah terbentur tebing sungai atau gangguan alam lainnya. | id |