Tingkat proliferasi dan sifat pluripotensi Mesenchymal Stem Cell sumsum tulang tikus dalam medium kultur In Vitro dengan dan tanpa Leukemia Inhibitory Factor [LIF]
Abstract
Akhir-akhir ini stem cell menjadi perhatian para peneliti dan kalangan
umum sehubungan dengan potensinya dalam terapi berbasis sel karena
kemampuannya dalam proliferasi yang cukup tinggi serta pluripotensinya yakni
dapat secara luas berdiferensiasi sesuai dengan induksi yang diberikan. Adult stem
cell lebih banyak dikembangkan mengingat embryonic stem cell masih menuai
kontroversi mengenai aspek legalitas karena harus mengorbankan embrio. Adult
stem cell dapat diperoleh dari jaringan dewasa termasuk sumsum tulang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek Leukemia Inhibitory Factor (LIF)
terhadap tingkat proliferasi dan pluripotensi sel-sel sumsum tulang. Sel-sel
sumsum tulang dikultur selama sepuluh hari dalam medium Dulbecco’s Modified
Eagle’s Medium yang dimodifikasi (mDMEM) dengan dan tanpa penambahan
LIF. Parameter yang diamati adalah persentase sel berdasarkan morfologi sel-sel
yang berkembang di dalam kultur dan tingkat pluripotensi. Evaluasi morfologi
dilakukan secara mikroskopi setelah pewarnaan Hematoksilin Eosin (HE) untuk
identifikasi morfologi dan alkalin fosfatase (ALP) untuk mengetahui tingkat
pluripotensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengamatan
morfologi terdapat empat jenis sel hasil kultur sel sumsum tulang yakni stem cell
yang menyerupai mesenchymal dan fibroblast (mesenchymal cell-fusiform dan
fibroblast cell-like), progenitor sel saraf, haematocytoblast, dan sel osteogenik.
Persentase jumlah mesenchymal stem cell sumsum tulang (BM-MSC) dalam
mDMEM dengan LIF secara nyata lebih tinggi dibandingkan dengan mDMEM.
Berdasarkan pewarnaan ALP, persentase jumlah BM-MSC dalam mDMEM
dengan LIF lebih tinggi dibanding dengan dalam mDMEM. Dari hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa penambahan LIF dalam medium kultur sel-sel sumsum
tulang dapat meningkatkan jumlah dan mempertahankan sifat pluripotensi BMMSC.
Kata kunci: stem cell, mDMEM, LIF, pluripotensi, proliferasi
