Show simple item record

dc.contributor.advisorSuhendang, Endang
dc.contributor.advisorSumarna, Komar
dc.contributor.authorWidyarto, Joenoes
dc.date.accessioned2024-02-21T02:13:26Z
dc.date.available2024-02-21T02:13:26Z
dc.date.issued1991
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139326
dc.description.abstractUntuk dapat menerapkan asas kelestarian hasil dalam pengusahaan hutan, baik pada hutan tanaman maupun hutan alam, diperlukan informasi tentang gambaran potensi hutan yang akan diusahakan. Salah satu informasi penting untuk keperluan ini adalah pola pertumbuhan tegakan hutan. Spurr (1952) mengemukakan bahwa di dalam pendugaan pertumbuhan tegakan akan dihadapkan dengan faktor ketidakpastian, sehingga diperlukan beberapa pendekatan untuk mengantisipasi keterbatasan biaya dan waktu. Oleh karena itu diperlukan model yang diperoleh berdasarkan hasil pengukuran beberapa peubah yang diharapkan dapat menggambarkan pola pertumbuhan tersebut.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry - Forest managementid
dc.titleModel pertumbuhan luas bidang dasar tegakan sengon (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen) yang mengalami penjaringan satu kali : Studi kasus pada tegakan sengon di kediri dan haurbentes)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordsengonid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record