Show simple item record

dc.contributor.advisorPranggodo, Bambang
dc.contributor.advisorHariadi
dc.contributor.authorSusyafrianto, Jefry
dc.date.accessioned2024-02-20T07:21:22Z
dc.date.available2024-02-20T07:21:22Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139213
dc.description.abstractHasil hutan terutama kayu baru dapat dirasakan manfaatnya oleh manusia bila telah dilakukan pemungutan dan di keluarkan hasilnya dari dalam hutan, untuk diolah di industri pengolahan kayu atau dijual ke konsumen. Diantara tahap-tahap kegiatan pemanenan hutan, pengangkutan memiliki tempat yang istimewa karena pengangkutan dipengaruhi banyak faktor dan proporsi biayanya paling tinggi dibandingkan tahapan lainnya. Pada dasarnya pengangkutan terdiri atas 2 tahap yaitu penyaradan (minor transportation) dan pengangkutan (mayor transportation). Kegiatan penyaradan kayu bulat dihutan rawa umumnya menggunakan kuda-kuda (ongkak) dan kegiatan pengangkutan kayu bulat menggunakan loko, hal ini disebabkan kondisi lapangan didaerah rawa masih sulit untuk diterapkan sistim penyaradan dan pengangkutan yang baru.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry - Forest productid
dc.titleStudi analisis penyaradan sistim kuda-kuda dan angkutan kayu dengan loko di hutan rawa sei kiau PT. National Timber dan Forest Product I Propinsi Riauid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordkayu bulatid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record