View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Schistosomiasis pada manusia dan penanggulangannya

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (4.004Mb)
      Date
      1989
      Author
      Siregar, Arinaung
      Rumawas, Indrawati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Schistosomiasis merupakan satu dari sejumlah penya kit infeksius yang menyebar dan semakin penting di dae- rah tropis. Parasit ada pada sistim irigasi yang menun jang perkembangan siput sebagai induk semang antara; dan menghambat perkembangan ekonomi yang penting bagi masyarakat pedesaan. Karena peningkatan kemakmuran maka mobilitas pen- duduk di daerah endemik telah meningkat. Hal ini me- nyebabkan orang dan bukan siput yang memindahkan penyakit ini ke daearh yang amat jauh. Masalah selanjutnya timbul ketika orang mengunju- ngi daerah endemik baik pekerja atau turis kemudian. kembali ke daerah non endemik di luar daerah tropis. Tidak asing lagi kalau ditemukan pasien di rumah sakit di Amerika/Eropa yang menderita schistosomiasis tanpa diagnosa spesifik. Masalah yang sama terlihat dengan banyaknya imigran terinfeksi di Puertorico dan India yang menetap tinggal di U..A atau Inggeris. Karena gejala yang terlihat pada schistosomiasis sering tidak jelas, maka perhatian terhadap penyakit ini sangat kurang. Akibatnya anggaran biaya pengawasan schistosomiasis biasanya sangat rendah. Keadaan ini akan semakin buruk kecuali Perkumpulan Badan Interna sional mengambil tindakan yang sama seperti pada mala- ria atau smollpox. Saat ini dengan alat-alat yang digunakan tidak efisien; Pembasmian yang baik belum terpikirkan. Ka laupun ada perbaikan tekhnik pengawasan siput dan ada obat yang efektif, masih ada satu masalah penting yaitu host hewan sebagai reservoar; memelihara infeksi tanpa adanya reinfeksi dari manusia. Oleh karena itu perlu diperhatikan berhubungan langsung dengan sumber air dari kolam atau tempat-tempat yang terbuka lainnya yang kemungkinan besar tercemar oleh Schistosoma sp. Dengan peningkatan perhatian pada penyakit epizoo- tik akan dapat mengurangi kejadian infeksi. Jika dokter hewan menaruh perhatian besar pada masalah ini atau dapat menyuluh masyarakat untuk lebih memperhatikan masalah ini, tidak disangsikan bahwa masalah akan tertanggulangi…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138618
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2186]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository