Show simple item record

dc.contributor.advisorSuseno, Rusmilah
dc.contributor.advisorHendrastuti, Elisabeth Sri
dc.contributor.authorKusumah, R. Yayi Munara
dc.date.accessioned2024-02-06T04:51:01Z
dc.date.available2024-02-06T04:51:01Z
dc.date.issued1988
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137709
dc.description.abstractTujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh Calla dan CaCO3 pada dua keadaan suhu (suhu rendan 2 Gan suhu kamar) terhadap ketahanan virus bantut kedelai dalam penyimpanan. Tanaman yang digunakan sebagai sumber inoku- lum adalah kedelai (Glycine max (L) Merr.), dan sebagai tanaman uji adalah Chenopodium amaranticolor. Inokulum yang berupa daun kedelai ditempatkan di atas Calla atau CaCO3 dalam tabung reaksi yang tertutup rapat, 2 kemudian tabung reaksi tersebut ditempatkan dalam ruangan dengan suhu rendah dan suhu kamar. Sebagai kontrol, ino- kulum ditempatkan dalam tabung reaksi tanpa CaCl₂ maupun CaCO CaCl2 dan CaCO3 serta suhu rendah dapat mempertahan- kan aktivitas virus bantut kedelai dalam penyimpanan se- lama satu minggu. Masa inkubasi virus bantut kedelai se- telah disimpan dengan CaCl₂ pada suhu rendah selama satu minggu adalah dua hari dengan pemunculan gejala 100 per- sen. Sedangkan masa inkubasi virus bantut kedelai sete- lah disimpan dengan CaCO3 pada suhu rendah selama satu minggu adalah tiga hari dengan pemunculan gejala 75 persen ....id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPenyimpangan virus bantut kedelai dengan CaCl dan CaCo3 pada suhu rendah suhu kamarid
dc.titlePenyimpangan virus bantut kedelai dengan CaCl dan CaCo3 pada suhu rendah suhu kamarid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record