Histopatologi organ testis kelinci, Lepus spp akibat paparan sulfur dioxide (SO2) perinhalasi
View/ Open
Date
2006Author
Purwitosari, Ria
Priosoeryanto, Bambang Pontjo
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histopatologi organ testis kelinci akibat paparan SO2 perinhalasi. Kelinci yang sudah dewasa kelamin sebanyak 16 ekor dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol, kelompok perlakuan dengan paparan SO2 100 ppm, 200 ppm dan 300 ppm. Pemaparan SO2 dilakukan selama 2 jam sehari dan 5 hari dalam seminggu sampai timbul gejala klinis PPOK (Paru-paru Obstruksi Kronis). Nekropsi dilakukan pada minggu keempat dilanjutkan dengan pemeriksaan histopatologi dengan menggunakan pewarnaan Hematoksilin dan Eosin (HE). Gambaran histopatologi pada organ testis menunjukkan perubahan berupa kongesti, edema, degenerasi dan fibrosis peritubuler pada setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan jumlah spermatozoa dan sel leydig antara kelompok kontrol dan kelompok paparan SO2 (P<0.05). Analisis statistik menggunakan uji ANOVA dilanjutkan uji wilayah berganda Duncan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perlakuan SO2 dengan paparan 100, 200, 300 ppm telah menunjukkan perubahan yang bersifat patologis terhadap organ testis. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk mengetahui jalur toksikologi SO2 pada organ reproduksi atau pada produksi sel sperma manusia dan hewan.
