Show simple item record

dc.contributor.advisorCahyaningsih, Umi
dc.contributor.authorRaharjo, Triyono
dc.date.accessioned2024-02-01T01:08:39Z
dc.date.available2024-02-01T01:08:39Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137024
dc.description.abstractKoksidiosis merupakan penyakit yang sering muncul di peternakan- peternakan ayam, terutama di peternakan ayam pedaging. Penyakit ini disebabkan oleh parasit dari genus Eimeria (Yun et al. 1999). Ada sembilan spesies dari genus ini yang menyerang unggas, yaitu: E. acervulina, E. necatrix, E. maxima, E. brunetti, E. tenella, E. praecox, E. mitis, E. hagani dan E. mivati (Levine 1978). Masing-masing spesies tersebut memiliki patogenitas yang berbeda dan yang paling patogen ialah E. tenella yang menyebabkan pendarahan di sekum. Koksidiosis adalah salah satu masalah yang sangat merugikan peternakan unggas di dunia, termasuk Indonesia dengan angka infeksi atau morbiditas yang sangat tinggi. Pada umumnya koksidiosis lebih sering terjadi di musim hujan dibanding di musim kemarau. Hal ini disebabkan selama musim hujan kondisi kandang menjadi lebih lembab sehingga memicu perkembangbiakan coccidia (Dewi 2005). Kerugian ekonomi akibat koksidiosis meliputi: kematian, morbiditas yang cukup tinggi, masa bertelur yang terlambat dan produksi yang menurun, pertumbuhan yang terhambat, efesiensi makanan yang rendah dan biaya pengobatan yang tinggi (Tampubolon 1996). ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcEkstrak sambilotoid
dc.subject.ddcEimeria tenellaid
dc.titlePengaruh pemberian ekstrak sambiloto, Andrographis paniculata Nees dengan pelarut alkohol terhadap jumlah sel radang pada sekum ayam yang diinfeksi Eimeria tenellaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record