Show simple item record

dc.contributor.advisorHaridjaja, Oteng
dc.contributor.advisorWahjunie, Enni Dwi
dc.contributor.authorMutmainah, Hijriah
dc.date.accessioned2024-01-30T08:11:26Z
dc.date.available2024-01-30T08:11:26Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136758
dc.description.abstractSebagian besar tanaman tumbuh pada lahan kering, salah satu faktor yang menjadi penghambat dalam pertumbuhan tanaman pada lahan kering adalah ketersediaan air dalam tanah. Pada pertanian lahan kering, proses yang melibatkan interaksi antara air dan tanah khususnya aliran air pada zona perakaran, terjadi pada saat tanah dalam keadaan tidak jenuh. Pergerakan air tak jenuh dalam tanah mempengaruhi pergerakan dan distribusi hara dalam tanah, karena air merupakan pelarut dan pembawa hara. Hara yang dapat dibawa melalui pergerakan air tak jenuh diantaranya adalah fosfor (P) dan kalium (K), dimana keduanya merupakan unsur utama yang dibutuhkan tanaman agar dapat berproduksi dengan baik. Penelitian mengenai mobilisasi P dan K melalui gerakan air tak jenuh dilakukan mulai bulan Oktober 2005 sampai Desember 2005. Percobaan pergerakan P dan K pada kolom tanah utuh dilakukan di Laboratorium Fisika Tanah dan Konservasi air, Departemen Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Percobaan dilakukan dengan menggunakan contoh tanah utuh dalam pipa paralon yang diberikan perlakuan kadar air yang terdiri dari 2 taraf yaitu 75% air tersedia (V1) dan 100% air tersedia (V2) dan waktu pengamatan yang terdiri dari 6 tahap yaitu Minggu ke-1 (T1), minggu ke-2 (T2), minggu ke-3 (T3), minggu ke-4 (T4), minggu ke-5 (T5) dan minggu ke-6 (T6). Perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Tinggi contoh tanah adalah 10 cm, diameter tanah 6 cm. Pupuk diletakan di atas permukaan tanah dalam kondisi utuh. Masing-masing kolom tanah setiap harinya disiram berdasarkan kehilangan bobot akibat evaporasi. Parameter yang diamati adalah konsentrasi P dan K tersedia pada kedalaman 0-5 cm A1) dan pada kedalaman 5-10 cm (A2), sebelum dilakukan analisis P dan K tersedia dalam tanah, pupuk P dan K yang tidak terlarut dibuang terlebih dahulu. Analisis data menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 faktor, sebagai faktor Dertama adalah kadar air tanah yang terdiri dari dua taraf yaitu: V1 dan V2. Faktor Kedua adalah kedalaman yang terdiri dari Al dan A2. Faktor ketiga adalah waktuid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcFosfor dan kaliumid
dc.titleMobilisasi fosfor dan kalium melalui genangan air tak jenuh pada latosol Darmagaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record