Show simple item record

dc.contributor.advisorSantosa, Dwi Andreas
dc.contributor.advisorSudadi, Untung
dc.contributor.authorNugroho, Setyo Pambudi
dc.date.accessioned2024-01-30T07:26:27Z
dc.date.available2024-01-30T07:26:27Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136737
dc.description.abstractDalam proses produksi industri baja dihasilkan limbah cair primer yang tergolong sebagai bahan berbahaya dan beracun (B3), sehingga tidak boleh dibuang langsung ke lingkungan tanpa penanganan terlebih dahulu. Salah satu bahan yang digunakan untuk menangani limbah B3 tersebut adalah UCARSOL CR Solvent 402, suatu pelarut berbasis alkanolamin. Namun, penggunaan-bahan ini masih menghasilkan limbah cair sekunder yang masih tergolong limbah B3 karena masih mengandung 40% alkanolamin. Penelitian ini bertujuan: (1) mengisolasi konsorsium mikrob dari contoh tanah yang dikoleksi dari Ekosistem Air Hitam, Kalimantan Tengah yang dapat merombak alkanolamin, (2) menyeleksi konsorsium mikrob unggul berdasarkan kapasitasnya dalam merombak alkanolamin dengan pendekatan evolusi amonium, nitrit dan nitrat, serta (3) mengidentifikasi isolat-isolat bakteri dari konsorsium mikrob unggul hasil seleksi...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcEkosistem air hitamid
dc.subject.ddcAlkanomalinid
dc.subject.ddcKalimantan Tengahid
dc.titlePerombakan alkanolamin oleh bakteri yang diisolasi dari ekosistem air hitam Kalimantan Tengahid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record