| dc.description.abstract | Teknik pewilayahan merupakan salah satu teknik untuk membatasi dan mengelompokkan unit-unit spasial berdasarkan kemiripan karakteristik tertentu dari suatu hamparan wilayah. Analisis klasifikasi spasial atas pewilayahan diharapkan dapat mempermudah diskripsi spasial karakteristik fisik maupun sosial ekonomi wilayah. Pewilayahan pembangunan yang efektif dan efisien dapat meningkatkan pencapaian tujuan-tujuan pembangunan dan menekan terjadinya pemanfaatan sumberdaya secara berlebihan yang melampaui ambang batas kemampuan lahan sehingga pemanfaatan sumberdaya dapat lebih berkelanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipologi wilayah di kawasan Jabodetabek dengan menggunakan metode Zonasi Clustering Standard dan metode Zonasi Spatial Clustering Berbobot. Analisis yang dilakukan meliputi analisis atribut yang mencakup analisis komponen utama (PCA) dan analisis gerombol (clustering) serta analisis spasial dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis, dengan menggunakan unit desa sebagai basis unit data. Data-data yang dianalisa meliputi data land use yang diperoleh dari P4W dan Tim Studi Ruang Jabotabek yang meliputi data luas sawah, luas pertanian lahan kering dan luas urban tahun 2000 dan tahun 2003 serta data PODES Jabodetabek yang diperoleh dari BPS meliputi data kepadatan penduduk dan jumlah keluarga tani tahun 2000 dan tahun 2003.
Tipologi wilayah dapat dilakukan berdasarkan keragaman pola penggunaan lahan dan faktor kependudukan. Berdasarkan pada metode Zonasi Clustering Standard, wilayah Jabodetabek dapat dikelompokkan ke dalam tiga zona zaitu zona urban, zona pertanian dan zona pertanian sawah. Sedangkan berdasarkan metode Zonasi Spatial Clustering Berbobot, wilayah Jabodetabek dapat dikelompokkan ke dalam tiga zona yaitu zona urban, zona pertanian transisi dan zona pertanian... | id |