Show simple item record

dc.contributor.advisorBrata, Kamir Raziudin
dc.contributor.advisorHidayat, Yayat
dc.contributor.authorHutasoit, Vivi Radica M.
dc.date.accessioned2024-01-30T02:55:41Z
dc.date.available2024-01-30T02:55:41Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136634
dc.description.abstractPermasalahan yang sering dijumpai pada pertanian lahan kering adalah masalah pemanfaatan air hujan. Pada saat musim hujan terjadi kelebihan air karena air hujan yang belum meresap ke dalam tanah terbuang menjadi aliran permukaan. Sementara pada musim kemarau terjadi kekurangan air. Kekurangan air ini dapat diatasi dengan cara meresapkan air pada saat musim hujan agar dapat digunakan sebagai cadangan air pada musim kemarau. Salah satu upaya meresapkan air ke dalam tanah adalah dengan menggunakan sistem microcatchment. Sistem microcatchment merupakan salah satu teknologi pemanenan air di lahan kering. Sistem microcatchment diharapkan akan lebih efektif dalam menekan aliran permukaan dan erosi pada musim kemarau dengan curah hujan yang relatif lebih rendah daripada musim hujan. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi efektivitas sistem microcatchment dalam menekan aliran permukaan dan erosi serta mempelajari pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai (Glycine max (L.) Merr) varietas Wilis pada musim kemarau. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diuji adalah: TI: Bedengan konvensional (saluran antar bedengan menurut kontur berjarak 2 m dan saluran pembuangan air (SPA) searah lereng pada pertengahan petakan). T2: Sistem microcatchment (teras gulud dengan saluran dan guludan menurut kontur dengan interval 2 m). T3: Modifikasi sistem microcatchment I (perlakuan T2 disertai dengan 2 lubang resapan (0= 8 cm, dalam 100 cm) yang diisi jerami jagung). T4: Modifikasi sistem microcatchment 2 (perlakuan T2 dengan penambahan mulsa vertikal pada salurannya). T5: Modifikasi sistem microcatchment 3 (perlakuan T3 disertai penambahan mulsa vertikal pada saluran dan lubang resapannya tidak diberi mulsa vertikal)...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcKedelaiid
dc.subject.ddcSistem microcatchmentid
dc.subject.ddcErosiid
dc.titleEfektivitas sistem microcatchment dalam menekan aliran permukaan dan erosi serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai pada musim kemarauid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record