View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penilaian tingkat pelapukan serta proses pedogenesis pada tanah dibawah naungan tanaman pinus dan non pinus di Gunung Walat Sukabumi

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (11.25Mb)
      Date
      1989
      Author
      Anwar, Marlina
      Wiranegara, Hidayat
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh tanaman pinus terhadap tingkat pelapukan dan proses pedoge- nesis tanah yang terjadi, apabila dibandingkan dengan ta- naman non pinus (puspa). Penelitian ini mengambil tempat di Gunung Walat Sukabumi, pada tanah di bawah naungan ve- getasi pinus dan puspa yang berumur lebih kurang 35 tahun. Hasil pengamatan tanah di lapang kemudian dikuti dengan analisis contoh tanah yang meliputi penetapan SiO2, Fe203, Al203 dari fraksi liat serta penentuan mineral fraksi pa- sir dengan mikroskop polarisasi. Mineral hasil pelapukan dan mineral mudah lapuk pada profil di bawah naungan non pinus (P2) ditemukan lebih tinggi dari pada di bawah naungan pinus (P1). Sedangkan rasio kuarsa terhadap felspar pada P₁ nilainya jauh lebih besar. Perbedaan jumlah mineral-mineral ini merupakan ha- sil dari proses pelapukan yang terjadi, dimana tingkat pe- lapukan pada P₁ lebih lanjut dari pada P2. 1 Hasil analisis sifat kimia tanah memperkuat kesimpulan yang didapat bahwa pada P₁ telah terjadi proses pelapukan tanah yang lebih intensif dibandingkan P2, dengan nilai kisaran pH tanah yang lebih rendah, kejenuhan basa yang lebih rendah serta kejenuhan aluminium yang lebih tinggi, dibandingkan P2. Hak cipt Orientasi proses pedogenesis dilakukan dari penyebar- an liat dan fraksionasi liat. Proses liksiviasi mendomi- nasi kedua profil walaupun proses podsolisasi juga tampak dalam intensitas yang sangat lemah. niversity Tingkat pelapukan sejalan dengan proses pedogenesis dimana pada P₁ yang tingkat pelapukannya lebih lanjut di- bandingkan P2, proses liksiviasi yang terjadi juga lebih intensif…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136406
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2824]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository