View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Leishmainiosis Yang Disebabkan Oleh Leishmania braziliensis

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (6.685Mb)
      Date
      1987
      Author
      Agustini, Ida Ayu
      Soekardono, Soeprapto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Leishmaniosis adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh protozoa dari genus Leishmania dengan salah satu spe sies penyebabnya adalah Leishmania braziliensis. Penyakit ini sering disebut "American Leishmaniosis" atau "Mucocu- taneous Leishmaniosis". Dalam menjalani siklus hidupnya Leishmania brazili- ensis mempunyai 2 bentuk yaitu bentuk amastigote dan ben- tuk promastigote. Bentuk amastigote terdapat pada induk semang vertebrata, bentuk ini tidak mempunyai flagela. Bentuk promastigote ditemukan dalam biakan dan induk semang avertebrata. Bentuk ini dilengkapi dengan sebuah fla gela anterior. Penularan dari penyakit ini kepada vertebrata mela- lui pertumbuhan siklik di dalam tubuh avertebrata. Aver- tebrata yang dimaksud adalah serangga pengisap darah yang bertindak sebagai vektor, yaitu lalat Phlebotomus sp dan lalat Lutzomyia sp. Penularan dari penyakit ini dapat ju ga diperoleh secara kontak langsung dengan tubuh penderita. Infeksi oleh Leishmania braziliensis tersebar luas di Amerika tengah dan Amerika selatan, juga ditemukan di negara Sudan, Republik Somali, Kenya, Italy dan RRC. "Ameican Leishmaniosis" banyak ditemukan pada anak- anak dan lebih banyak ditemukan di luar kota daripada di dalam kota. Gejala klinis yang pertama muncul pada kulit adalah papula yang kecil, berwarna merah dan sangat gatal. Papu la ini dapat berubah menjadi ulkus dan menyebar ke daerah subkutis hingga selaput lendir. Yang menakutkan ialah bahwa penyakit ini dapat menyebabkan perubahan-perubahan atau kelainan yang mengerikan pada wajah, kaki, telinga, lengan dan tangan manusia. Diagnosa penyakit dapat dilakukan dengan cara meli- hat gejala klinisnya, pemeriksaan mikroskopik, pemupukan, uji Montenegro dan pemeriksaan serologik. Usaha pencegahan dapat dilakukan dengan memberantas vektor dan induk-semantara, serta mencegah kebersihan dan sanitasi lingkungan. Pengobatan terhadap penyakit ini dapat dilakukan dengan menggunakan obat Sodium stibogluko- nat, Amphotericin B dan Cycliguanil pamoat…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136284
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2186]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository