Show simple item record

dc.contributor.advisorAgil, Muhammad
dc.contributor.advisorSetijanto, Heru
dc.contributor.authorSiswandi, Riki
dc.date.accessioned2024-01-24T06:25:53Z
dc.date.available2024-01-24T06:25:53Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135893
dc.description.abstractBadak Sumatera merupakan salah satu satwa yang terancam punah di Indonesia. Pengetahuan tentang aktivitas harian hewan yang terancam punah merupakan masukan yang sangat berguna dalam manajemen pengelolaan satwa sehingga satwa yang terancam punah tersebut lebih berpeluang untuk bisa bertahan hidup. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pola aktivitas harian badak Sumatera dan dilanjutkan dengan membuat ethogram dari perilaku yang teramati. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode pengamatan "focal animal sampling". Badak diikuti dan diamati terus selama masih dapat diamati selama 24 jam. Pencatatan dilakukan terhadap frekuensi dan durasi dari perilaku yang diamati. Hasil penelitian menggambarkan bahwa badak jantan lebih aktif (aktivitas istirahat dalam 24 jam sebanyak 50,65%) dari badak betina (aktivitas istirahat dalam 24 jam sebanyak 62,66%). Penelitian juga menemukan bahwa aktivitas berkubang merupakan aktivitas harian yang sangat penting pada badak baik untuk badak jantan (45.69%) maupun untuk badak betina (44.75%). Dari jumlah waktu yang digunakan dalam satu hari dapat disimpulkan bahwa ada empat aktivitas utama pada badak Sumatera yaitu: berkubang, jalan (87.69, 8.03%), makan di hutan (12.93%, 13.02%), dan tidur di darat (2.92%, $14.03%). Selama pengamatan, kedua badak hilang dari pengamatan sebesar 11,28 % untuk badak jantan dan 6,22 % untuk badak betina. Hilang dari pengamatan ini diasumsikan badak tersebut sedang melakukan aktivitas jalan atau makan di hutan (perilaku aktif) karena pada saat ditemukan badak tersebut selalu sedang melakukan kedua aktivitas tersebut. Kesimpulan umum untuk pola aktivitas harian badak Sumatera adalah bahwa badak menggunakan tengah hari yang panas dan tengah malam untuk berkubang. Badak kemudian kembali aktif di antara kedua waktu tersebut. Pada saat-saat aktif ini badak akan berjalan dan makan di hutan serta melakukan kegiatan-kegiatan lain.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcBadakid
dc.subject.ddcLampungid
dc.subject.ddcWay Kambasid
dc.titlePola aktivitas harian badak sumatera(Dicerorhinus sumatrensis) di suaka rhino sumatera Taman Nasional Way Kambasid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record