Show simple item record

dc.contributor.advisorRosalina, Upik
dc.contributor.advisorSetiadi, Yadi
dc.contributor.authorSinaga, Santi Elisabeth
dc.date.accessioned2024-01-23T07:37:47Z
dc.date.available2024-01-23T07:37:47Z
dc.date.issued1994
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135780
dc.description.abstractDalam rangka pembangunan HTI yang berkualitas baik diperlukan pemilihan jenis-jenis pohon yang tepat sehingga memberikan manfaat sebesar-besarnya sesuai tujuannya. Prawirohatmodjo (1986) dalam Sulthoni (1986) me- ramalkan bahwa jenis-jenis yang dipilih untuk penghara industri menjelang tahun 2000 akan tetap pada jenis- jenis yang sekarang memiliki potensi komersial antara lain : keruing, matoa, meranti, ramin, disamping je- nis-jenis yang memberi harapan antara lain : sengon (Paraserianthes falcataria), damar (Agathis sp), tusam (Pinus merkusii). Untuk pertumbuhan pohon yang optimal salah satu faktor penentu adalah kondisi tanah yang subur, arti- nya unsur hara yang diperlukan tersedia dan berada da- lam jumlah yang cukup. Unsur-unsur kimia di alam khu- susnya unsur hara bagi tanaman dari waktu ke waktu dan dari tempat ke tempat lain beredar menurut daur ulang (siklus) sehingga penambahan dan pengurangan selalu terjadi dan diduga selalu ada keseimbangan kecuali ada perubahan yang ekstrim dari faktor-faktor iklim, bio- logi dan pelapukan bahan organik berupa sisa-sisa tanaman dan binatang...dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForest managementid
dc.subject.ddcFertilityid
dc.titleKetersediaan unsur hara N,P,K pada tegakan Paraserianthes falcataria (L) Nielsen di BKPH Parung Panjang, KPH Bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record