Kualitas semen beku sapi berdasarkan uji membran plasma utuh(MPU) di Kabupaten Magelang dan Karang Anyar, Provinsi Jawa Tengah
View/ Open
Date
2005Author
Mustafa, Mochamad Riza Fahlevi
Supriatna, Iman
Metadata
Show full item recordAbstract
Inseminasi buatan merupakan usaha untuk meningkatkan populasi dan produksi ternak secara kualitatif dan kuantitatif. Keberhasilan inseminasi buatan didukung oleh banyak faktor yaitu jumlah spermatozoa, tehnik inseminasi, waktu inseminasi, tipe estrus, umur induk, stres, kematian embrio dan fetus serta hygiene. Kualitas semen beku merupakan salah satu faktor pembatas keberhasilan IB. Untuk dapat digunakan dalam program IB, semen beku harus memenuhi kriteria standar minimum dalam hal keutuhan membran sel spermatozoa yaitu minimal 30%.
Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium Pemanenan Embrio Departemen Reproduksi dan Kebidanan Fakultas Kedokteran Hewan lantai 3 Institut Pertanian Bogor. Pelaksanaan penelitian berlangsung tiga bulan yang dimulai dari bulan Agustus sampai Oktober tahun 2001. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kualitas semen beku sapi pada setiap jalur distribusi berdasarkan keutuhan membran plasma spermatozoa pada semen beku sapi dari mulai produsen (Balai Inseminasi Buatan) sampai ke pos pos IB serta membandingkan hasil - pemeriksaan yang terdapat pada tiap jalur distribusi yang meliputi tahap Provinsi (SPIB I), Kabupaten (SPIB II) dan pos pos IB di kabupaten Magelang dan Karang Anyar. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui pemeriksaan integritas membran spermatozoa. Parameter yang diukur adalah persentase keutuhan membran sel. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan anova. Pengolahan data menggunakan komputer dengan program SAS...dst
