Show simple item record

dc.contributor.advisorWidhyari, Sus Derthi
dc.contributor.advisorWinarsih, Wiwin
dc.contributor.authorNingrum, Puspa Sari
dc.date.accessioned2024-01-22T06:44:16Z
dc.date.available2024-01-22T06:44:16Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135495
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan kapasitas fagositosis sel polimorfonuklear pada kambing Peranakan Etawah (PE) betina selama periode akhir kebuntingan sampai awal laktasi. Dalam penelitian ini digunakan sepuluh ekor kambing PE yang sehat secara klinis dengan umur 3-5 tahun. Kelompok perlakuan I (5 ekor) yang merupakan kontrol tidak diberi tambahan Zn dalam pakan (Zn 0) dan kelompok perlakuan II (5 ekor) diberi tambahan Zn dalam pakan yang mulai diberikan pada awal kebuntingan sampai akhir pengamatan. Pengambilan darah dilakukan sebelum kebuntingan (kontrol), kemudian pada 4 minggu prepartus (Bt4), partus (P), 4 minggu postpartum (P4) dan 8 minggu postpartum (P8) untuk menganalisa aktivitas dan kapasitas fagositosis sel polimorfonuklear menggunakan uji tantang secara in vitro dengan Staphylococcus aureus. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dan dilanjutkan dengan uji wilayah berganda Duncan. Hasil penelitian memperlihatkan adanya kecenderungan peningkatan aktivitas fagositosis pada kelompok penambahan Zn walaupun tidak berbeda nyata (P>0,05) yaitu pada akhir kebuntingan dan partus. Kapasitas fagositosis meningkat dengan nyata pada kelompok perlakuan dengan penambahan Zn (P<0,05) yang terlihat pada umur kebuntingan 4 bulan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcDarah kambingid
dc.titlePengaruh pemberian mineral Zn terhadap aktivitas dan kapasitas fagositosis sel polimorfonuklear darah kambing peranakan etawah selama periode akhir kebuntingan sampai waktu laktasiid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record