Show simple item record

dc.contributor.advisorPartodihardjo, Soebadi
dc.contributor.authorZulfedli
dc.date.accessioned2024-01-22T04:46:20Z
dc.date.available2024-01-22T04:46:20Z
dc.date.issued1988
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135464
dc.description.abstractProlapsus vagina kronis merupakan penyembulan bagian belakang hewan, khususnya lantai vagina melalui vulva, diikuti dengan perpindahan serviks dan uterus ke belakang. Pada sapi kejadian prolapsus vagina sering pada masa 2-3 bulan akhir kebuntingan, sedangkan pada domba dan hewan sejenisnya terjadi beberapa minggu sebelum melahirkan. Kasus prolapsus vagina kadang-kadang dapat terjadi setelah melahirkan, dan jarang terjadi tanpa ada hubungannya dengan kebuntingan atau kelahiran. Penyebab prolapsus vagina kronis belum dapat dipastikan, beberapa faktor umumnya ambil bagian. Faktor uta- ma adalah tingginya kadar hormon estrogen pada akhir kebuntingan. Faktor mekanis dengan meningkatnya tekanan intra abdominal dan gaya berat dari fetus dalam kandungan. Beberapa faktor predisposisi yang dapat menunjang terjadinya prolapsus vagina adalah: perlukaan saluran kelahiran, kelahiran yang rapat, makanan yang kurang baik, terbatasnya pergerakan, faktor lingkungan dan hereditas. Prolapsus vagina kronis umumnya hampir terjadi pada semua hewan piara, lebih sering pada sapi dan domba. Pada sapi sering terjadi pada sapi potong jenis Hereford ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcProlapsus vagina kronis, kausa dan teknik reposisinyaid
dc.titleProlapsus vagina kronis, kausa dan teknik reposisinyaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record