Show simple item record

dc.contributor.advisorRusmawas, Indrawati
dc.contributor.authorPurnomo, Paulus
dc.date.accessioned2024-01-19T08:22:38Z
dc.date.available2024-01-19T08:22:38Z
dc.date.issued1984
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135308
dc.description.abstractRabies adalah suatu penyakit akut yang sudah sejak lama diketahui baik pada hewan maupun manusia dan selalu berakhir dengan kematian. Disebabkan oleh virus filterable yang bersifat neurotropic. Terdiri atas beberapa serotipe yang dapat diisolasi dari hewan mamalia, rodensia, serangga dan bahkan manusia (Keep, 1982). Semua hewan berdarah panas peka terhadap infeksi rabies. Penyebaran dialam terjadi lewat berbagai jenis hewan seperti anjing, kucing, rubah, serigala, Jackal, kelelawar dan sebagainya. Setiap negara/daerah mempunyai epidemiologi yang berbeda untuk pemyebaran penyakit rabies, sehingga berbeda pula reservoir dan vektor utamanya (Sikes, 1975). Infeksi penyakit paling banyak lewat gigitan hewan gila/tersangka gila, meskipun beberapa kasus terjadi bu kan lewat gigitan. Manusia merupakan jalan buntu (dead erd) terhadap penyebaran rabies meskipun beberapa pihak masih menyangsikan (Bisseru, 1972; Kaplan, 1977). ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcRabies sebagai penyakit zoonosis serta usaha pencegahan dan pengendaliannyaid
dc.titleRabies sebagai penyakit zoonosis serta usaha pencegahan dan pengendaliannyaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record