Show simple item record

dc.contributor.advisorToelihere, Mozes R.
dc.contributor.authorDeni, Estina
dc.date.accessioned2024-01-19T01:46:02Z
dc.date.available2024-01-19T01:46:02Z
dc.date.issued1984
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/135215
dc.description.abstractPemanfaatan bibit ternak unggul melalui teknik in- seminasi buatan telah diketahui sejak lama. Metode paling mutakhir adalah pemanfaatan bibit ternak unggul melalui teknik transplantasi embrio, yaitu dengan. cara memindahkan embrio dari traktus reproduksi ternak unggul (donor) ke traktus reproduksi ternak yang tidak unggul (resipien). Dalam hal ini resipien hanya bertindak sebagai induk semang yang memelihara dan memberikan nutrisi selama dalam kandungan kepada calon anak, sedangkan donor berfungsi sebagai sumber genetik dan pabrik yang memproduksi embrio. Untuk memperlancar transfer embrio tanpa dihalangi oleh faktor waktu dan jarak, berbagai cara penyimpanan embrio telah diteliti dan dikembangkan. Penyimpanan embrio dalam waktu relatif singkat dilakukan dalam cairan atau medium biakan jaringan. TCM-199 dan Ham's F-10 merupakan media yang paling sering digunakan meskipun diketahui cukup rumit komposisi nya, sampai kepada medium yang paling sederhana dari garam-garam seimbang telah pernah digunakan untuk maksud tersebut.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcDaya Tahan Hidup Embrio Pada Berbagai Metoda Preservasiid
dc.titleDaya Tahan Hidup Embrio Pada Berbagai Metoda Preservasiid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record