Show simple item record

dc.contributor.advisorHaryanto
dc.contributor.advisorDahlan, Endes N.
dc.contributor.authorIfana
dc.date.accessioned2024-01-09T07:43:01Z
dc.date.available2024-01-09T07:43:01Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134257
dc.description.abstractPembangunan di kota Surabaya yang menimbulkan perubahan fisik kota Surabaya, baik dampak positif maupun dampak negatif. Salah satu dampak negatif tersebut adalah perubahan suhu yang semakin hari cenderung naik dan meningkatnya polusi udara. Hal ini dapat membuat warga kota mengalami gangguan, baik fisik maupun mental. Menurut Blum (1967) dalam Winarti (2000), kesehatan manusia dipengaruhi oleh empat faktor yaitu lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan keturunan. Faktor lingkungan sangat mempengaruhi kesehatan mental manusia, dimana kesehatan mental merupakan faktor utama dalam keberhasilan pembangunan. Menurut Sorfino (1990) dalam Winarti (2000), stres kerja dapat disebabkan lingkungan fisik yang terlalu menekan seperti kebisingan, temperatur atau panas yang terlalu tinggi, udara lembab dan lain sebagainya.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForest Conservationid
dc.titleStudi pengembangan kebun binatang Surabaya sebagai hutan Kota dan sarana rekreasiid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordkebun binatangid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record