| dc.description.abstract | Nanas salah satu komoditas sumber devisa negara Indonesia dari sektor pertanian. Serangan patogen PMWaV dapat menurunkan produktivitas pertanaman nanas. Vektor penyakit ini adalah kutu putih yang bersimbiosis dengan semut sehingga menyebabkan penyebaran penyakit semakin luas. Penelitian ini bertujuan mengetahui keanekaragaman spesies semut dan peranan semut di perkebunan nanas. Pengambilan sampel semut dilakukan di perusahaan swasta Kabupaten Lampung Tengah pada lima petak (H1, H2, G1, G2, dan M1). Sampel semut diidentifikasi berdasarkan karakteristik morfologinya, kemudian dihitung tingkat keanekaragamannya menggunakan Indeks Shannon-Wiener (H'), Evennes (E), dan Simpson (D). Hasil analisis data semut di perkebunan nanas Kabupaten Lampung Tengah masing-masing indeks secara berurutan menunjukkan kategori sedang (1 < H' < 3), tinggi (E > 0,6), dan rendah (0 < D < 0,5). Spesies semut yang ditemukan pada perkebunan nanas Kabupaten Lampung Tengah yaitu subfamili Formicinae (Polyrhachis sp., Nylanderia sp., Camponotus sp., Anoplolepis gracilipes), subfamili Myrmicinae (Monomorium pharaonis, Pheidole sp., Solenopsis geminata), subfamili Dolichoderinae (Tapinoma melanocephalum, Technomyrmex sp.), dan subfamili Ponerinae (Odontomachus sp., Odontoponera sp.). Spesies Nylanderia sp., S. geminata, dan T. melanocephalum dominan berinteraksi dengan kutu putih Dysmicoccus brevipes dan Dysmicoccus neobrevipes. Implikasi dari penelitian ini dapat diketahui spesies semut yang berinteraksi dengan kutu putih, sehingga diharapkan dapat ditekan distribusinya. | id |