Show simple item record

dc.contributor.advisorAnas, Iswandi
dc.contributor.advisorMurtilaksono, Kukuh
dc.contributor.authorHarahap, Mahyuddin
dc.date.accessioned2024-01-08T07:38:10Z
dc.date.available2024-01-08T07:38:10Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134124
dc.description.abstractLimbah cair sisa pengolahan tepung ikan diketahui memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan sebagai pupuk organik karena mengandung hampir semua unsur hara yang dibutuhkan tanaman terutama unsur hara makro N, P, dan K. Limbah cair sisa pengolahan tepung ikan memiliki bau yang tidak sedap. Berbagai usaha telah dilakukan untuk menghilangkan bau tidak sedap ini, misalnya dengan penggunaan mikroba, namun hasilnya belum memuaskan. Metode lain yang lebih praktis dalam menghilangkan bau perlu dicari. Penelitian ini bertujuan untuk menghilangkan bau tidak sedap limbah ikan, serta menguji pengaruh campuran limbah ikan dengan cocopith (padat) terhadap pertumbuhan tanaman. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap. Pada penelitian Tahap I pembuatan pupuk dilakukan dengan cara mencampur limbah ikan dengan cocopith yang berasal dari Srilangka serta ekstrak tanah. Pupuk ini dicobakan terhadap tanaman uji kangkung dan sawi dengan dosis 0% (ΚΟ), 0,5% (FC 0,5%), dan 1% (FC 1%) dengan ulangan empat kali sehingga diperoleh 12 satuan percobaan. Pada penelitian Tahap Il pembuatan pupuk dilakukan dengan cara mencampur limbah ikan dengan cocopith yang berasal dari Rangkas Bitung, Propinsi Banten serta ekstrak tanah. Sebagai tanaman uji adalah cabai dan terung dengan dosis pupuk 0% (KO), 1% (FC 1%), dan 2% (FC 2%) diulang sebanyak enam kali sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu faktor pupuk yang terdiri dari tiga perlakuan yang dilakukan secara terpisah berdasarkan tanaman uji. Parameter yang diukur adalah: tinggi, bobot kering bagian atas, dan bobot kering akar tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencampuran limbah ikan dengan cocopith dapat menghilangkan bau tidak sedap limbah selama tiga hari melalui proses fermentasi. Campuran limbah ikan dengan cocopith 1% meningkatkan tinggi, bobot kering bagian atas, dan bobot kering akar kangkung dan sawi. Namun demikian, pemberian campuran limbah ikan dengan cocopith 1% tidak meningkatkan tinggi, bobot kering bagian atas, dan bobot kering akar cabai dan terung. Pada campuran limbah ikan dengan cocopith 2% menunjukkan pertumbuhan cabai dan terung yang tertekan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcCocopithid
dc.subject.ddcLimbah Ikanid
dc.titlePengaruh campuran limbah ikan dengan Cocopith terhadap pertumbuhan tanamanid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record