Show simple item record

dc.contributor.advisorAnas, Iswandi
dc.contributor.advisorHazra, Fahrizal
dc.contributor.authorKurniawan, Lujian
dc.date.accessioned2024-01-08T07:34:53Z
dc.date.available2024-01-08T07:34:53Z
dc.date.issued2004
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/134123
dc.description.abstractHasil penelitian menunjukkan FPF mampu berkembang di dalam media perbanyakan pakan ayam yang diikubasi pada suhu 30°C selama 30 hari. Pembuatan serbuk dan pelet dengan kadar air <12% menyebabkan penurunan populasi FPF. Penyimpanan serbuk dan pelet FPF selama 30 hari pada suhu 30°C menyebabkan perbedaan yang nyata terhadap populasi FPF. Penurunan populasi FPF paling besar terdapat di dalam serbuk yang disimpan pada suhu 30°C selama 30 hari. Penambahan serbuk dan pelet FPF ke dalam media Pikovskaya cair nyata meningkatkan jumlah kelarutan P dibandingkan kontrol selama 45 hari penyimpanan. Penyimpanan serbuk dan pelet FPF pada suhu 4°C dan 30°C selama 45 hari menyebabkan kemampuan FPF melarutkan P memiliki pola yang tidak teratur. Secara keseluruhan serbuk FPF memiliki kemampuan melarutkan P paling tinggi dengan FA sebagai sumber P sukar larut. Peningkatan kemampuan FPF melarutkan P paling tinggi terdapat pada serbuk yang disimpan di suhu 30°C selama 15 hari dan paling rendah terdapat pada formulasi yang sama setelah disimpan selama 30 hari. Jumlah kelarutan P memiliki hubungan yang erat dengan rendahnya pH media Pikovskaya, yang berarti bahwa mekanisme kelarutan fosfat dicirikan dengan semakin menurunnya nilai pH media.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPelet fungiid
dc.subject.ddcFosfatid
dc.titleViabilitas dan kemampuan pelet fungi pelarut fosfat dalam melarutkan fosfat sukar larutid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record