Show simple item record

dc.contributor.advisorHidayat, Yayat
dc.contributor.advisorTarigan, Suria Darma
dc.contributor.authorMeilasari, Nabilla
dc.date.accessioned2023-12-21T07:12:41Z
dc.date.available2023-12-21T07:12:41Z
dc.date.issued2023
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133253
dc.description.abstractDAS Ciujung merupakan salah satu DAS penting di Provinsi Banten. Fenomena hidrologi seperti banjir dan kekeringan kerap terjadi di DAS Ciujung. Hal ini terjadi karena pengelolaan DAS Ciujung yang belum sepenuhnya efektif. Upaya mempertahankan fungsi hidrologis merupakan tantangan pengelolaan yang besar karena berkaitan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat. Oleh sebab itu, pengelolaan DAS Ciujung memerlukan informasi mengenai keadaan aktual yang saat ini masih kurang terdokumentasi sebagai dasar penentuan strategi pengelolaan DAS. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perubahan penggunaan lahan, respon hidrologi dan neraca air di DAS Ciujung bagian hulu. Analisis perubahan penggunaan lahan yakni dengan melakukan overlay terhadap peta penggunaan lahan tahun 2016 dan 2021 hasil analisis citra satelit. Analisis respon hidrologi menggunakan parameter Koefisien Rezim Aliran (KRA) dan Koefisien Aliran Tahunan (KAT). Cara menganalisis neraca air adalah dengan menghitung kebutuhan dan ketersediaan air di DAS Ciujung bagian hulu. Hasil penelitian ini adalah, deforestasi terjadi pada periode 2016-2021. Hutan primer, hutan sekunder, dan hutan produksi berkurang masing-masing sebesar 51 ha, 1.073 ha, dan 3.119 ha; luas lahan pertanian lahan kering dengan campuran semak belukar, perkebunan, dan pemukiman meningkat di Sub DAS Ciujung Hulu. Nilai KRA dan KAT periode 2012-2016 sebesar 49 (rendah) dan 0,18 (sangat rendah). Nilai KRA dan KAT periode 2017-2021 sebesar 60 (sedang) dan 0,21 (rendah). Respon hidrologi Sub DAS Ciujung hulu dipengaruhi tidak hanya oleh sifat permukaan DAS tetapi juga oleh intensitas curah hujan. Neraca air DAS Ciujung hulu pada tahun 2021 menunjukkan surplus air sebesar 663.739.545 m3/tahun, sedangkan pada musim kemarau bulan September menunjukkan defisit sebesar (-5.468.643 m3/bulan)id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.titlePerubahan Penggunaan Lahan, Respon Hidrologi dan Neraca Air Sub DAS Ciujung Huluid
dc.typeThesisid
dc.subject.keywordKATid
dc.subject.keywordKRAid
dc.subject.keywordNeraca Airid
dc.subject.keywordPengelolaan Daerah Aliran Sungaiid
dc.subject.keywordPerubahan Penggunaan Lahanid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record