Show simple item record

dc.contributor.advisorSiregar, Iskandar Zulkarnaen
dc.contributor.authorSusanto, Lukito Ari
dc.date.accessioned2023-12-21T01:59:12Z
dc.date.available2023-12-21T01:59:12Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133191
dc.description.abstractPertambahan jumlah penduduk secara langsung tidak langsung mengakibatkan berkurangnya luas kawasan hutan. Faktor penyebab utama yaitu konversi lahan hutan, pembalakan liar, kebakaran hutan, ladang berpindah dan perambahan hutan. Penambahan luas kawasan hutan negara tidak memungkinkan lagi, yang mungkin dilakukan dengan penambahan luas hutan rakyat. Permasalahan yang muncul adalah penggunaan bibit-bibit jati yang ditanam pada hutan rakyat tidak jelas asal usulnya. Hal ini mengakibatkan bibit-bibit yang ditanam mungkin rendah mutunya. Untuk mengatasinya, perlu pengadaan bibit-bibit jati yang berkualitas baik secara fisik, fisiologis dan genetik Disamping pengembangan sumber-sumber benih jati pada hutan rakyat di Jawa seperti pada jenis sengon. Perbaikan genetik dapat dilakukan dengan program pemuliaan pohon. Keragaman genetik sangat penting diketahui sebelum melakukan program pemuliaan pohon. Saat ini keragaman genetik jati pada hutan rakyat di Jawa belum diketahui. Untuk mengetahui keragaman genetik salah satunya cara dengan menggunakan isoenzim. Hasil analisis data dapat dijadikan informasi awal untuk mengetahui keragaman genetik jati.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry - Forest managementid
dc.titleKeragaman genetik jati (tectona grandis linn.f.) pada hutan rakyat di Jawaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordKonversi hutanid
dc.subject.keywordjatiid
dc.subject.keywordkeragaman genetikid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record