Show simple item record

dc.contributor.advisorRahayu, Sri
dc.contributor.advisorKarminarsih, Emi
dc.contributor.authorPratama, R.Adam Putera
dc.date.accessioned2023-12-20T06:26:02Z
dc.date.available2023-12-20T06:26:02Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/133108
dc.description.abstractKekayaan hutan yang selalu berubah, menyebabkan perlunya dilakukan kegiatan inventarisasi hutan. Hal inilah yang justru mendorong para inventore untuk mengembangkan teknik inventarisasi yang tepat, akurat, efektif, dan efisien. Kevalidan data dan informasi dari hasil kegiatan inventarisasi hutan dipengaruhi oleh metode pengambilan contoh, penggunaan bentuk unit contoh dan teknik dalam menduga parameter. Data dan informasi akan valid (benar) bila memiliki ketepatan dan ketelitian nilai dugaan variabel yang tinggi. Berdasarkan buku Rencana Pengaturan Kelestarian Hasil (RKPH) tahun 2001-2005, metode yang telah digunakan oleh KPH Bogor dalam kegiatan inventarisasi tegakan Acacia mamgium dengan menggunakan metode petak ukur berbentuk lingkaran. Unit contoh berbentuk petak ukur lingkaran dengan luas 0,02 ha, 0,04 ha, dan 0,1 ha tergantung pada kelas umur tegakan yang diinventarisasi. Sedangkan intensitas sampling yang digunakan 0,5%, 1,0%, dan 2,5%. Pengambilan contohnya secara systematic sampling with random start.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry - Forest managementid
dc.titlePenentuan intensitas sampling optimum dalam pendugaan potensi tegakan akasia (acacia mangium willd) dengan metode plot sampling : studi kasus di BKPH Parung Panjang KPH Bogor propinsi Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordakasiaid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record