Toleransi ayam broiler terhadap kandungan serat kasar, serat detergent asam, lignin dan silika dalam ransum yang mengandung tepung daun alang-alang

Date
1986Author
Kismono, M.M. Siti Sundari
Wahju, Juju
Sugandi, Dawan
MarŁojo, Harimurti
Sutardi, Toha
Aunuddin
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui toleransi serat ayam broiler terhadap berbagai tingkat serat kasar, detergent asam, lignin dan silika dalam ransum yang mengandung tepung daun alang-alang. Kemudian dari hasil penelitian ini dapat dicari patokan lain untuk mengukur selain patokan toleransi konvensional telah serat kasar yang secara dilaksanakan. Selanjutnya penggunaan daun alang-alang atau yang sejenis dapat dipergunakan dalam ransum unggas berdadarkan patokan di atas. toleransi terhadap kandungan serat tersebut
Penelitian ini merupakan suatu rangkaian kegiatan yang meliputi tiga percobaan pendahuluan dan percobaån utama yang dilakukan di Laboratorium Ilmu Produksi Ternak Unggas, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.
Percobaan pertama telah dilakukan dari Desember 1982 umum sampai dengan Februari 1983 untuk memperoleh gambaran tentang pengaruh pemberian tepung daun alang-alang terhadap performans anak ayam, Percobaan ini tidak ditulis secara terperinci pada disertasi ini.
Percobaan kedua dilakukan dari tanggal 24 Desember 1983 sampai dengan 8 Januari 1984 untuk menentukan energi metabolis tepung daun alang-alang secara biologis dengan metode Sibbald (1976). Bahan percobaan yang digunakan antara lain tepung daun alang-alang yang dipotong pada umur 28 hari, tepung rumput Brachiaria decumbens umur 35 hari berasal dari UPT Pembibitan Hijauan Makanan Ternak, Direktorat Jenderal Peternakan, Cisarua, Bogor dan jagung kuning sebagai kontrol dan masing-masing bahan makanan tersebut dibuat pellet. Ayam yang digunakan broiler strain Cobb berumur empat bulan sebanyak 30 ekor. Ayam percobaan ditempatkan dalam sangkar individual dari kawat panjang 45 cm, lebar 20 cm dan tinggi 40 cm, yang di bawahnya diberi penampung feces. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan enam ulangan.
Percobaan ketiga dilaksanakan dari tanggal 17 November 1984 sampai dengan 15 Desember 1984, untuk menentukan energi metabolis tepung daun alang-alang secara biologis dengan metode Hill et al. (1960). Bahan yang digunakan 210 ekor anak ayam jantan tipe medium Super Harco umur sehari berasal dari PT Charoen Pokphand Indonesia. Bahan yang akan ditentukan energi metabolisnya adalah tepung daun alang-alang umur 28 hari, tepung rumput Brachiaria decumbens umur 35 hari dan jagung, kuning. Tempat memelihara anak ayam percobaan berupa boks-boks papan berukuran panjang 200 cm, lebar 100 cm, tinggi 50 cm dengan tutup dan alas terbuat dari ram kawat. Tiap boks disekat menjadi empat ruangan seluas 0.5 m² untuk 10 ekor dan dilengkapi dengan penampung feces. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap. Ransum perlakuan terdiri dari ransum: reference, alang-alang I, alang-alang II, B. decumbens I, B. decumbens II, jagung kuning I dan jagung kuning II, Masing-masing ransum perlakuan tersebut diberikan kepada 10 ekor anak ayam dengan tiga ulangan. …
Collections
- DT - Animal Science [366]

