Pembuatan papan partikel dari core kenaf, Hibiscus cannabis L. dengan inti anyaman bambu tali, Gigantochloa apus Kurz
Abstract
Dewasa ini kebutuhan terhadap produk-produk berbahan baku kayu semakin meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Tapi hal itu tidak ditunjang oleh ketersediaan pasokan bahan baku kayu soliù yang semakin terbatas jumlahnya, sehingga membuat harga kayu solid menjadi semakin mahal di pasaran. Untuk itu perlu dicari bahan baku alternatif yang dapat menggantikan kayu, salah satunya yaitu dengan memanfaatkan kenaf sebagai pengganti kayu.
Kenaf (Hibiscus cannabinus L.) adalah salah satu tanaman musiman cepat tumbuh yang termasuk dalam family Malvacea. Batang kenaf terdiri dari sekitar 40% lapisan tipis bagian luar dan sekitar 60 % bagian inti yang sangat ringan. Serat kenaf bagian inti (core) ini masih belum termanfaatkan. Pada industri serat kenaf, core kenaf merupakan limbah yang dihasilkan dari industri tersebut. Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan nilai guna dari limbah core kenaf, dilakukan penelitian pembuatan papan partikel homogen dengan menggunakan core kenaf.
Papan partikel homogen yang kini diproduksi masih memiliki kelemahan- kelemahan, terutama untuk keteguhan lengkung dan keteguhan patah. Salah satu sebab papan berlapis banyak diproduksi, secara teknis unggul pada keteguhan lengkung dan keteguhan patahnya dengan mengubah sifat-sifat relatif permukaan dan inti papan. Salah satu cara untuk meningkatkan sifat mekanis dari papan partikel homogen adalah dengan memanfaatkan anyaman bambu sebagai inti papan partikel, sehingga dapat memberikan kekuatan yang memadai terhadap papan partikel core kenaf.
Hasil penelitian Abdurrachim et al. (1994) menunjukan sifat mekanis bambu memperlihatkan penghamparan (range) yang besar. Kebanyakan pengujian atas bambu-bambu di indonesia meliputi tarikan, tekanan dan modulus kenyal dengan hasil sebagai berikut: kekuatan tarik 2200 2700 kg/cm², kekuatan lentur 1600 2200 kg/cm², dan modulus kenyal 88.000 117.000 kg/cm². Kekuatan - mekanis bambu yang relatif tinggi memungkinkan penggunaan bambu sebagai lapisan inti papan partkel.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan anyaman bambu sebagai inti papan partikel terhadap karakteristik papan partikel dari core kenaf pada umumnya, serta sifat keteguhan lentur dan keteguhan patah pada khususnya. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam meningkatkan keunggulan papan partikel untuk berbagai keperluan dimasa mendatang dan dapat dijadikan sebagai produk ikutan dari industri serat kenaf dalam rangka pemanfaatan limbah.
Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah sifat fisis-mekanis papan partikel core kenaf dengan inti anyaman bambu yang meliputi; kerapatan, kadar air, daya serap air, pengembangan tebal, Internal Bond, keteguhan lentur dan keteguhan...
Collections
- UT - Forestry Products [2465]
