Show simple item record

dc.contributor.authorKusharsoyo, Adi Putranto
dc.date.accessioned2010-05-05T13:45:58Z
dc.date.available2010-05-05T13:45:58Z
dc.date.issued2001
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/13091
dc.description.abstract"Back to Nature" merupakan suatu trend di era globalisasi ini. Termasuk dalam konsumsi obat wasir yang salab satu bahan baku utamanya menggunakan tumbuhan obat handeuleum (Grap/ophyllum pic/um). Walaupun telah diusahakan dalam skala industri, namun pemenuhan kebutuhan bahan bakunya masih belum tercukupi. Selama ini pemenuhan kebutuhan baban baku diperoleh dari pemanenan di alam dan budidaya oleh petani yang masih konvensional. Bila eksploitasi dari alam ini dilakukan terus-menerus, suatu saat nanti dapat mengakibatkan kepunahan terhadap species handeuleum ini karena laju pemanenannya lebih tinggi dibandingkan laju regenerasi alaminya. Oleh karena itu, sangat diperlukan suatu tindakan penyelamatan berupa upaya konservasi dan budidaya. Di sisi yang lain, walaupun budidaya telab dilakukan, namun upaya ini belum mampu menjawab permasalahan pemenuhan kebutuhan bahan baku obat wasir tersebut.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePengaruh Pupuk NPK, Asam Humat dan Frekuensi Pemanenan Terhadap Produktivitas dan Rendemen Handeuleum (Graptophyllum pictum (L.) Griff.) pada Intensitas Cahaya Matahari yang Berbedaid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record