Show simple item record

dc.contributor.advisorBudiaman, Ahmad
dc.contributor.authorSafitri, Rini
dc.date.accessioned2023-11-06T13:05:12Z
dc.date.available2023-11-06T13:05:12Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130860
dc.description.abstractKondisi penyediaan bahan baku untuk memenuhi kebutuhan industri perkayuan telah mengalami kelangkaan, terutama kayu bulat berdiameter besar, dan perlu dipikirkan kesinambungannya. Total permintaan industri perkayuan diperkirakan mencapai 64.332.454 m³ per tahun. Adapun pasokan kayu melalui produksi hutan secara lestari hanya mencapai 24.052.816.35 m³ per tahun. Dengan demikian terdapat kesenjangan antara kebutuhan dan pasokan industri sekitar 40.279.637.65 m³ per tahun (Departemen Kehutanan, 2001). Jika ketidakseimbangan pasokan dan permintaan terus berlanjut, pembalakan ilegal tidak akan dapat dikontrol. Pemecahan masalah ini tidak hanya bergantung pada tindakan memerangi para pembalak ilegal di hutan, tetapi menuntut adanya pergeseran kebijakan pengembangan industri perkayuan, dan pergeseran teknologi pemanfaatan dan pengolahan kayu dari teknologi berbasis kayu bulat berdiameter besar ke arah teknologi berbasis kayu bulat berdiameter kecil. Salah satu upaya untuk meningkatkan persediaan kayu sebagai bahan baku industri adalah program pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI). Hasil penelitian yang pernah dilakukan pada HTI Pulp dengan metode pohon penuh (Whole Tree Method) menunjukkan bahwa besarnya limbah pemanenan yang ada dipetak tebang mencapai 23,3% dengan nilai pemanfaatannya sebesar 73,7%. Dari data tersebut dapat dilihat bahwa pemanenan HTI yang telah dilakukan sampai saat ini masih belum optimai, karena limbah kayu bulat berdiameter kecil kurang mendapat perhatian dari para pengusaha HTI maupun industri kehutanan yang berbasis kayu padahal nilai limbah tersebut masih sangat potensial untuk dimanfaatkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menginventarisasi sumberdaya dan karakteristik limbah kayu bulat berdiameter kecil dari individu pohon yang ditebang, agar pemanfaatan kayu lebih optimal dan kelestarian hutan dapat terjaga…dstid
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcKayu pertukanganid
dc.subject.ddcMahoniid
dc.subject.ddcSwietenia macrophyllaid
dc.titleKuantifikasi Limbah Pemanenan Pada Pengusahaan Hutan Tanaman Industri Kayu Pertukangan Jenis Mahoni (Swietenia macrophylla) Dengan Metode Pohon Penuh (Whole Tree Method), Studi Kasus di BKPH Gunung Kencana KPH Banten Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Bantenid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record