Show simple item record

dc.contributor.advisorZuhud, Ervizal AM
dc.contributor.advisorHikmat, Agus
dc.contributor.authorGaol, Rini Elsita Lumban
dc.date.accessioned2023-11-06T06:42:46Z
dc.date.available2023-11-06T06:42:46Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130731
dc.description.abstractBuah merah (Pandanus conoideus Lam.) sudah dimanfaatkan oleh suku Maybrat secara turun-temurun. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi etnobotani buah merah di Kabupaten Maybrat yang meliputi pemanfaatan, pengolahan dan penangkaran. Data yang dikumpulkan berupa kondisi umum lokasi penelitian, karakteristik responden dan etnobotani buah merah oleh masyarakat lokal Maybrat. Metode pengumpulan data menggunakan pengamatan lapang, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan buah merah dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan bahan obat. Pengolahan buah merah dilakukan secara tradisional dengan campuran umbi-umbian, direbus kemudian ditumbuk dan diberi sedikit garam. Penangkaran dilakukan dengan cara penanaman tunas dan pemeliharaan. Umur panen dari awal penanaman tunas sekitar 12 bulan dengan jumlah panen adalah satu buah per rumpun kemudian buah akan kembali panen saat berumur 13 bulan dengan jumlah panen mencapai enam buah per rumpun. Hasil dikonsumsi maupun di jual, harga jual berkisar Rp 80 000 hingga Rp 200 000 per buahid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcForestry-Conservation of Forest Resources and Ecotourismid
dc.titleEtnobotani Buah Merah (Pandanus conoideus): Studi Kasus pada Suku Maybrat di Kabupaten Maybrat Papua Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordethnobotanyid
dc.subject.keywordMaybrat etnicid
dc.subject.keywordred fuit.id


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record