View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kajian Sifat Anatomi Kayu Bakau Kecil (Rhizophora apiculata Blume.) dan Bakau Besar (Rhizophora mucronata Lam.)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.876Mb)
      Date
      2005
      Author
      Kristanti, Rina
      Pandit, I Ketut Nuridja
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Gross and anatomical features of bakau kecil (Rhizophora apiculata Blume.) dan bakau besar (Rhizophora mucronata Lam.) family Rhizophoraceae genus Rhizophora were described and compared. For identification purpose, several important features were noted. Wood of bakau kecil and bakau besar have many common similarities in the anatomical features. But, some of the differences are in the gross feature of wood. Anatomical study shows that the frequency of pores, percent of solitary pores, axial parenchyma distribution and rays frequency of bakau kecil are different compared with those of bakau besar. Hutan bakau yang sering disebut hutan mangrove atau hutan payau merupakan hutan yang khas, didominasi oleh tumbuhan yang relatif toleran terhadap perubahan salinitas dan berada di tepi pantai atau muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut (Wetland, 1996) Hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem hutan yang sangat menguntungkan. Dari aspek hasil hutannya, hutan mangrove dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam bahan industri seperti kertas, rayon, kayu bakar, arang, bahan penyamak, alkhol, gula, bahan atap, bahan perahu, keset, tikar, insektisida, tanin, asam asetat dan lain-lain (Sushardi, 2002). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai struktur anatomi kayu meliputi macam, bentuk dan ukuran elemen penyusun kayu serta mendapatkan informasi mengenai karakteristik dan ciri-ciri kayu bakau kecil (Rhizophora apiculata Blume.) dan bakau besar (Rhizophora mucronata Lam.) yang berguna dalam kegiatan identifikasi kayu. Dengan dilakukannya penelitian ini maka diharapkan manfaat yang didapat adalah mendapatkan referensi yang berguna dalam kegiatan identifikasi kayu serta untuk mengetahui pola pemanfaatan kayu bakau kecil dan bakau besar secara efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan objek penelitian berupa kayu bakau kecil (Rhizophora apiculata Blume.) dan bakau besar (Rhizophora mucronata Lam.) yang. didapatkan dari Pulau Kemujan, Jawa Tengah. Metodologi yang digunakan adalah pembuatan slide mikrotom pembuatan slide maserasi. Dari sediaan slide mikrotom, dilakukan pengamatan terhadap sifat diagnostik kayu antara lain sebagai berikut: a. Pori, meliputi ukuran pori, jumlah per mm², pola penyebaran, penggabungan, arah gabungan, bidang perforasi dan noktah. b. Jari-jari, meliputi lebar, tinggi, jumlah jari-jari per mm arah tangensial dan komposisi jari-jari. c. Parenkim, meliputi posisi parenkim (apotrakeal, paratrakcal). Dari hasil pengamatan terhadap sifat-sifat kayu bakau kecil dan bakau besar, didapatkan informasi yaitu kayu dari famili Rhizophoraceae genus Rhizophora memiliki sifat makroskopis berwarna merah kecoklatan, sedikit bercorak pada bidang radial, tekstur halus, arah serat lurus hingga agak berpadu, kayu agak mengkilap hingga mengkilap, licin sampai dengan agak licin, berbau campuran lumpur dan zat penyamak, berasa kesat, sepat dan agak masam dengan berat jenis 0,8. Sifat anatomi yaitu pori tata baur, dominan soliter, bidang perforasi dan penyusunan noktah berbentuk scalariform, parenkim paratrakeal dengan jari-jari homogen, pendek dan agak pendek. Menurut sifat dimensi serat dan turunan dimensi seratnya, kayu bakau kecil dan kayu bakau besar masuk dalam kualitas III yang mutunya kurang baik jika digunakan sebagai bahan baku pulp dan kertas namun sangat cocok bila digunakan sebagai bahan baku arang karena memiliki berat jenis >0,8 dan memiliki lignin dan zat ekstraktif yang cukup banyak.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130574
      Collections
      • UT - Forestry Products [2465]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository