Persepsi Masyarakat dalam Upaya Pengendalian Kebakaran Hutan di Taman Nasional Gunung Ciremai
| dc.contributor.advisor | Saharjo, Bambang Hero | |
| dc.contributor.author | Wibisana, Guntala | |
| dc.date.accessioned | 2023-11-03T09:13:07Z | |
| dc.date.available | 2023-11-03T09:13:07Z | |
| dc.date.issued | 2015 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130541 | |
| dc.description.abstract | Kebakaran hutan menyebabkan kerugian dan dampak negatif yang cukup besar. Kebakaran di Taman Nasional Gunung Ciremai disebabkan karena faktor manusia. Upaya pengendalian kebakaran hutan saat ini diutamakan dengan melibatkan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data primer yang didapat dari pengisian kuisioner berdasarkan hasil wawancara. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak tiga desa yaitu Desa Cibuntu, Desa Padabeunghar dan Desa Kaduela. Responden yang diwawancarai sebanyak 90 responden. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai memiliki persepsi yang tinggi terhadap Taman Nasional Gunung Ciremai. Masyarakat berpendapat bahwa Taman Nasional Gunung Ciremai bermanfaat dalam kehidupannya dan pengelolaan Taman Nasional Gunung Ciremai semakin baik. Berdasarkan hasil skoring dari 90 responden 70 diantaranya memiliki persepsi yang tinggi terhadap pengendalian kebakaran hutan di Taman Nasional Gunung Ciremai yang artinya masyarakat sebagian besar sudah ikut berpartisipasi dalam upaya pengendalian kebakaran hutan. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | id |
| dc.subject.ddc | Forestry-Silviculture | id |
| dc.title | Persepsi Masyarakat dalam Upaya Pengendalian Kebakaran Hutan di Taman Nasional Gunung Ciremai | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | Forest fire control | id |
| dc.subject.keyword | community role | id |
| dc.subject.keyword | National Park | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
UT - Silviculture [1443]
