View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh preservasi ovaria pada suhu 4 derajat C terhadap kualitas dan kuntitas serta tingkat kematangan in vitro oosit kucing lokal (Felis catus)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (10.02Mb)
      Date
      2003
      Author
      Bessant, Rr. Beta Tyas Wijayanti
      Djuwita, Ita
      Boediono, Arief
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Ovarium hasil ovariektomi di Laboratorium Bedah Klinik FKH-IPB disimpan dalam NaCl 0,89 %, dan dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu kelompok (1) tidak dilakukan penyimpanan (0 jam sebagai kontrol), (2) penyimpanan pada suhu 4°C selam 24 jam, (3) penyimpanan pada suhu 4°C sema 48 jam, dan (4) penyimpanan pada suhu 4°C selama 72 jam. Oosit disoleksi dari masing-masing ovarium dengan metode slicing (pencacahan) dan dicuci dalam medium phosphate buffer saline (PBS) lalu dilakukan pengamatan mikroskopis terhadap kualitas oosit. Pematangan oosit dilakukan dalam tissue culture medium (TCM-199) yang disuplementasi dengan fetal bovine serum (FBS), folikel stimulating hormone (FSH), Gentamycin dan disimpan dalam inkubator CO₂ 5% pada suhu 38,5°C selama 24 jam. Tingkat kematangan posit diamati di bawah mikroskop phase kontras dengan pewarnaan Aceto-Ocrein 1%. Evaluasi dilakukan melalui dua tahap, 1) gambaran umum morfologi makro ovarium yang meliputi berat, panjang, lebar serta jumlah folikel dan CL (corpus luteum) serta dibandingkan berdasarkan letak ovarium, keberadaan CL dan siklus estrus pada kucing. 2) pengaruh preservasi ovarium terhadap kualitas dan kuantitas serta tingkat kematangan in vitro oosit. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa berat, panjang dan lebar serta jumlah CL dan folikel pada ovarium kanan, kiri, dengan Cl, tanpa CL, ovarium pada fase folikular dan fase luteal tidak menunjukkan perbedaan yang nyata dan toosit yang didapatkan dari masing-masing keadaan ovarium diatas berkisar 20,73 sampai 37,5 per ovarium.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130521
      Collections
      • UT - Anatomy, Phisiology and Pharmacology [1047]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository