View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Uji sensitivitas bakteri, Aeromonas sp. terhadap antibiotika

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (5.102Mb)
      Date
      2003
      Author
      Astuti, Ratih Dwi
      Pasaribu, Fachriyan H.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Indonesia merupakan negara kepulauan, 70% wilayahnya adalah perairan. Potensi yang besar dapat dimanfaatan dalam pembudidayaan ikan. Kendala yang dihadapai adalah adanya penyakit ikan yang disebabkan oleh bakteri. Aeromonas sp. merupakan bakteri yang banyak menyebabkan kematian pada ikan. Pengobatan untuk penyakit ikan banyak digunakan tetapi masih dalam tahap mencoba-coba dengan dosis yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sensitivitas bakteri Aeromonas sp. terhadap antibiotika kanamisin, streptomisin, oksitetrasiklin dan terramisin. Pengujian ini dilakukan secara in vitro menggunakan 4 antibiotika dengan 5 kali pengenceran pada 16 isolat. Isolat lapang Aeromonas sp. yang diperoleh dari berbagai daerah yaitu Sumedang, Bogor, Jatiluhur, Ciparay, Cipanas, Subang, Saguling dan Blitar. Semua isolat dibuat suspensi dengan kepadatan bakteri sama dengan Mc F II. Zona hambatan dapat dilihat setelah 24 jam dalam suhu kamar. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa semua isolat sensitif terhadap antibiotika dengan pengenceran pertama dan pada pengenceran ketiga sensitivitas antibiotika mulai berkurang. Dosis yang efektif penggunaan antibiotika dalam menghambat pertumbuhan bakteri Aeromonas sp. adalah kanamisin dan streptomisin 100 ppm sedangkan oksitetrasiklin dan terramisin 50 ppm. Isolat Ci Il merupakan isolat yang paling sensitif sampai pada pengenceran kelima terhadap antibiotika oksitetrasiklin, kanamisin dan streptomisin sedangkan IM Sg resisten terhadap penggunaan antibiotika oksitetrasiklin, kanamisin, streptomisin dan terramisin.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130514
      Collections
      • UT - Animal Disease and Veterinary Health [1240]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository