Show simple item record

dc.contributor.advisorWijayanto, Nurheni
dc.contributor.authorRahmawathi, Arifa Mulyesthi
dc.date.accessioned2023-11-03T07:00:34Z
dc.date.available2023-11-03T07:00:34Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130495
dc.description.abstractJenis yang belum banyak dikenal di pasaran salah satunya yaitu Azadirachta excelsa (Jack) M. Jacobs dengan nama dagang sentang. Pupuk sebagai unsur hara tambahan diberikan pada bibit untuk menghasilkan kualitas yang tinggi. Bahan alami dapat dijadikan untuk pupuk organik, salah satunya berasal dari sisa hasil panen tanaman semusim kedelai. Sisa hasil panen kedelai dapat dibuat pupuk kompos. Penelitian ini untuk menguji frekuensi pemupukan kompos tanaman kedelai terhadap pertumbuhan bibit sentang dan membandingkannya dengan pemberian pupuk kandang sapi. Frekuensi pemupukan yang dilakukan dengan jangka waktu 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, dan 4 minggu sekali selama 12 minggu. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk kompos tanaman kedelai pada bibit sentang dengan 2 minggu sekali memberikan pengaruh nyata pada parameter pertumbuhan tinggi, diameter, berat basah total, berat kering total, dan nisbah pucuk akarid
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcForestry-Silvicultureid
dc.titleFrekuensi Pemupukan Kompos Tanaman Kedelai terhadap Pertumbuhan Bibit Sentang (Azadirachta excelsa (Jack) M. Jacobs)id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordAzadirachta excelsaid
dc.subject.keywordfrequency fertilizingid
dc.subject.keywordsoybeans compostid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record