Show simple item record

dc.contributor.advisorDjamhuri, Edje
dc.contributor.authorHidayat, Agung Wahyu
dc.date.accessioned2023-11-03T06:25:44Z
dc.date.available2023-11-03T06:25:44Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130462
dc.description.abstractPenggunaan bahan bakar fosil sebagai salah satu sumber energi secara terus menerus dapat mengakibatkan penurunan ketersediaannya di alam lebih cepat karena bahan bakar fosil merupakan sumberdaya alam yang tidak dapat diperbarui. Fenomena ini merupakan salah satu permasalahan utama yang terjadi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Penggunaan energi alternatif yang juga ramah lingkungan adalah terobosan yang potensial untuk menggantikan bahan bakar fosil yang jumlahnya makin berkurang. Salah satu upaya adalah menggunakan bahan bakar nabati (biofuel). Bintaro (Cerbera manghas L.) merupakan tanaman yang berpotensi sebagai bahan biofuel. Pembangunan hutan tanaman bintaro berskala besar membutuhkan bibit yang banyak dalam waktu yang singkat. Salah satu kendala yang dihadapi adalah proses perkecambahan hingga menjadi bibit memerlukan waktu yang lama. Pemilihan media yang tepat untuk perkecambahan benih bintaro dapat mempercepat proses perkecambahan benih bintaro. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan berbagai media perkecambahan terhadap perkecambahan benih bintaro. Penelitian menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu media tanah, pasir, campuran tanah serta pasir 1:1 (v/v), dan campuran tanah serta sekam 10:1 (v/v) dengan 3 ulangan setiap perlakuannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media perkecambahan berpengaruh nyata terhadap laju perkecambahan dan nilai perkecambahan serta berpengaruh sangat nyata terhadap daya berkecambah dan kecepatan tumbuh. Media perkecambahan yang terbaik untuk perkecambahan benih bintaro adalah media pasir, akan tetapi tidak berbeda nyata dengan media tanah dan campuran tanah serta sekam 10:1 (v/v) pada parameter daya berkecambah, kecepatan tumbuh, dan nilai perkecambahan. Media perkecambahan yang memiliki hasil terjelek pada semua parameter adalah campuran tanah serta pasir 1:1 (v/v)id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)id
dc.subject.ddcForestry-Silvicultureid
dc.titlePerkecambahan benih bintaro ( Cerbera manghas L.) pada berbagai media perkecambahanid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordCerbera manghasid
dc.subject.keywordgermination mediaid
dc.subject.keywordgermination parametersid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record