Show simple item record

dc.contributor.advisorAgungpriyono, Srihadi
dc.contributor.authorMelissa, Virna
dc.date.accessioned2023-11-03T04:16:38Z
dc.date.available2023-11-03T04:16:38Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/130434
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan prosedur penggunaan vibratom Microslicer dalam preparasi jaringan dan membahas perbedaan proses dan Fasilnya dengan metode parafin atau mikrotom. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah hati ayam dan kelenjar ludah kambing. Jaringan sampel ditanam dalam gelatin 30% dan dipotong dengan vibratom Microslicer pada ketebalan 15 - 20 µm. Sediaan diwamai dengan Hematoksilin-Eosin (HE) dan Periodic Acid Schiff (PAS), diamati dan dibandingkan dengan sediaan yang sama yang diproses dengan metoda parafin. Pada preparasi jaringan menggunakan gelatin sebagai media penanam, waktu yang dibutuhkan relatif singkat. Pada preparat hasil Microslicer tampak kurang jelas untuk pengamatan struktur sel karena sayatan yang relatif tebal. Pada pewarnaan PAS, intensitas reaksi tampak kuat pada sayatan Microslicer menandakan kandungan bahan karbohidrat yang tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Microslicer menghasilkan sediaan yang kurang baik untuk pengamatan struktur, tetapi baik untuk melihat kandungan bahan tertentu yang biasanya hilang atau berkurang pada tahapan prosedur metoda parafin.id
dc.language.isoidid
dc.subject.ddcveterinary scienceid
dc.titlePenggunaan vibratom microslicer dalam preparasi jaringan untuk keperluan analisis dan diagnosisid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordvibratom microslicerid
dc.subject.keywordtissue preparationid
dc.subject.keywordcell structure observationid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record